Salah satu kelompok yang merencanakan demonstrasi pada Selasa (20/10/2026) adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Menurut informasi yang disampaikan, tuntutan aksi masih dalam proses konsolidasi. Sejumlah isu yang dibahas mencakup penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tata kelola ekonomi, pemberantasan korupsi, serta persoalan kesehatan dan pendidikan.
BEM UI juga memperkirakan adanya desakan agar pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Namun, rincian tuntutan tersebut masih perlu menunggu pernyataan final dari penyelenggara.
Baca Juga: Polisi Tembak Sesama Personel di Pondok Cabe, Menko Polkam Soroti Mental Anggota Polri
Tips Menghindari Kemacetan Saat Demo
Bagi masyarakat yang harus bepergian di pusat Jakarta, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan:
- Berangkat lebih awal untuk mengantisipasi waktu tempuh yang bertambah.
- Pilih rute alternatif jika tujuan tidak mengharuskan melewati kawasan Istana Negara atau Monas.
- Pantau informasi lalu lintas melalui kanal resmi TMC Polda Metro Jaya.
- Ikuti arahan petugas apabila terjadi pengalihan atau pembatasan arus kendaraan.
Rencana demonstrasi pada 20 Oktober 2026 membuat kawasan pusat Jakarta perlu diantisipasi sejak awal. Meski rekayasa lalu lintas bersifat situasional, pengguna jalan sebaiknya tidak mengandalkan rute harian seperti biasa.
Memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat menjadi langkah sederhana untuk membantu perjalanan tetap lancar, terutama bagi masyarakat yang memiliki agenda penting di sekitar Monas, Istana Negara, dan kawasan Jakarta Pusat lainnya.
