POSKOTA.CO.ID - Pertandingan Persita Tangerang vs Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Banten International Stadium (BIS), Serang, diwarnai kericuhan antarsuporter. Insiden tersebut membuat pertandingan sempat terhenti dan kick-off babak kedua tertunda sekitar 30 menit.
Laga yang berlangsung ketat itu awalnya berjalan dengan skor imbang 1-1 hingga turun minum. Namun, situasi di sekitar stadion memanas ketika suporter dari kedua kubu terlibat keributan. Aparat kepolisian bersama panitia pelaksana kemudian berupaya mengendalikan keadaan agar pertandingan dapat dilanjutkan.
Setelah situasi memungkinkan, laga kembali digelar hingga selesai. Persita Tangerang akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor tipis 3-2 atas Persija Jakarta.
Baca Juga: Lokasi Nobar Persib vs Persik Hari Ini 18 Oktober 2026 di Mana Saja? Cek Infonya di Bandung Raya
Kericuhan Suporter Persita vs Persija Pecah Saat Jeda Babak Pertama
Keributan dilaporkan terjadi ketika pertandingan memasuki waktu istirahat. Insiden tersebut melibatkan kelompok suporter Persita dan The Jakmania, pendukung Persija Jakarta.
Situasi sempat memanas dengan adanya aksi saling lempar flare. Massa juga dilaporkan bergerak hingga ke area pinggir lapangan, sementara dalam insiden tersebut terdapat pelemparan benda keras, termasuk kayu.
Kondisi itu membuat kick-off babak kedua harus ditunda sekitar 30 menit. Kapten Persija, Rizky Ridho, bersama panitia pelaksana dan aparat kepolisian turun langsung untuk membantu menenangkan massa.
Langkah pengamanan dilakukan agar situasi tidak semakin meluas dan pertandingan bisa kembali berjalan. Meski demikian, insiden tersebut menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan penonton maupun pihak lain di sekitar lapangan.
Polisi Atur Kepulangan Suporter untuk Cegah Bentrokan Susulan
Pengamanan tidak berhenti setelah pertandingan selesai. Sejumlah suporter dilaporkan masih tertahan di dalam area stadion karena khawatir terjadi kericuhan susulan ketika mereka meninggalkan lokasi.
Polresta Serang Kota kemudian melakukan penebalan pengamanan dan mengatur arus keluar penonton secara bertahap. Rombongan suporter Persija yang menggunakan bus juga mendapat pengawalan saat meninggalkan kawasan stadion.
Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria, mengatakan pihaknya berhasil mengantisipasi keributan yang terjadi selama pertandingan.
“Jadi, perlu kami sampaikan, ya alhamdulillah pertandingan sudah selesai. Tadi memang ada sedikit keributan, kerusuhan, yaitu antara suporter Jakmania dengan suporter dari Persita, tapi bisa kita antisipasi,” ujar Yudha.
Menurut Yudha, skema pengeluaran penonton turut disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Awalnya, polisi berencana mengeluarkan suporter tuan rumah terlebih dahulu. Namun, permintaan dari The Jakmania yang khawatir terhadap keselamatan mereka membuat urutan tersebut berubah.
“Dari yang awalnya rencananya Persita, tapi kemudian karena memang dari Jakmania tadi mendesak untuk keluar, akhirnya Persija kita keluarkan terlebih dahulu, baru kemudian dari Persita,” jelasnya.
Baca Juga: Momen Turis Australia Bagikan Air Minum saat Warga Bali Antre Bensin
Fakta Penting Kericuhan Persita vs Persija
Berikut sejumlah hal penting dari pertandingan tersebut:
Pertandingan: Persita Tangerang vs Persija Jakarta dalam BRI Super League.
Waktu dan lokasi: Sabtu, 17 Oktober 2026, di Banten International Stadium, Serang.
Skor akhir: Persita menang 3-2 atas Persija.
Dampak kericuhan: Kick-off babak kedua tertunda sekitar 30 menit.
Pengamanan: Polisi mengatur kepulangan suporter secara bertahap dan mengawal rombongan bus The Jakmania.
Kericuhan ini menjadi pengingat bahwa keamanan di stadion sama pentingnya dengan jalannya pertandingan. Kemenangan Persita memang menjadi hasil akhir laga, tetapi keselamatan suporter harus tetap menjadi perhatian agar pertandingan sepak bola dapat berlangsung tanpa insiden serupa.
