“Jadi, perlu kami sampaikan, ya alhamdulillah pertandingan sudah selesai. Tadi memang ada sedikit keributan, kerusuhan, yaitu antara suporter Jakmania dengan suporter dari Persita, tapi bisa kita antisipasi,” ujar Yudha.
Menurut Yudha, skema pengeluaran penonton turut disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Awalnya, polisi berencana mengeluarkan suporter tuan rumah terlebih dahulu. Namun, permintaan dari The Jakmania yang khawatir terhadap keselamatan mereka membuat urutan tersebut berubah.
“Dari yang awalnya rencananya Persita, tapi kemudian karena memang dari Jakmania tadi mendesak untuk keluar, akhirnya Persija kita keluarkan terlebih dahulu, baru kemudian dari Persita,” jelasnya.
Baca Juga: Momen Turis Australia Bagikan Air Minum saat Warga Bali Antre Bensin
Fakta Penting Kericuhan Persita vs Persija
Berikut sejumlah hal penting dari pertandingan tersebut:
Pertandingan: Persita Tangerang vs Persija Jakarta dalam BRI Super League.
Waktu dan lokasi: Sabtu, 17 Oktober 2026, di Banten International Stadium, Serang.
Skor akhir: Persita menang 3-2 atas Persija.
Dampak kericuhan: Kick-off babak kedua tertunda sekitar 30 menit.
Pengamanan: Polisi mengatur kepulangan suporter secara bertahap dan mengawal rombongan bus The Jakmania.
Kericuhan ini menjadi pengingat bahwa keamanan di stadion sama pentingnya dengan jalannya pertandingan. Kemenangan Persita memang menjadi hasil akhir laga, tetapi keselamatan suporter harus tetap menjadi perhatian agar pertandingan sepak bola dapat berlangsung tanpa insiden serupa.
