Program MBG di SDN 1 Cipadang Lebak Dikeluhkan Orang Tua, Makanan Basi dan Menu Ikan Asin

Jumat 16 Okt 2026, 19:37 WIB
Menu MBG yang dikeluhkan orang tua siswa SDN 1 Cipedang di Lebak. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)
Menu MBG yang dikeluhkan orang tua siswa SDN 1 Cipedang di Lebak. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Banten, kembali menuai kritik tajam dari para orang tua murid.

Fasilitas makanan gratis yang disalurkan ke SDN 1 Cipadang, Kecamatan Cileles, dinilai jauh dari standar kelayakan gizi akibat ditemukannya indikasi makanan basi serta variasi menu yang terlampau minim.

Keluhan tersebut mencuat setelah sejumlah orang tua mengeluhkan sajian makanan yang diterima anak-anak mereka dalam dua hari terakhir. Pada Jumat, 16 Oktober 2026, paket MBG yang dibagikan kepada para siswa hingga kelompok balita hanya berisi nasi putih, sepotong tahu, tumis labu siam, dan ikan asin goreng.

"Iya, itu menu tadi pagi. Nasi, satu potong tahu, goreng ikan asin, sama oseng labu siam," kata Neng, salah satu orang tua siswa.

Baca Juga: BGN Pecat Karyawan SPPG Bantul yang Viral Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Tak hanya soal sajian ikan asin yang dinilai kurang relevan untuk pemenuhan gizi anak, masalah kualitas bahan baku yang buruk juga ditemukan pada pengiriman hari sebelumnya, Kamis, 15 Oktober 2026.

Saat itu, paket berupa nasi, tahu rebus, sayur, dan tiga butir buah lengkeng disajikan bersama telur ceplok yang diduga sudah dalam kondisi basi.

"Tapi telurnya basi. Seminggu full telur ayam paling cuma sekali dalam seminggu," ujar Neng menambahkan.

Wali murid menyayangkan lemahnya kontrol kualitas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah setempat selaku pihak penyedia.

Baca Juga: BGN Pecat Karyawan SPPG Bantul yang Viral Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Mereka menegaskan bahwa program MBG seharusnya berfokus pada kecukupan nutrisi dan keamanan pangan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban membagikan makanan.


Berita Terkait


News Update