Penyebab IHSG Anjlok Hari Ini 16 Oktober 2026 Apa? Simak 3 Faktor di Balik Pelemahan Pasar Saham

Jumat 16 Okt 2026, 13:40 WIB
Pasar saham Indonesia tertekan pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan IHSG turun 660,59 poin. (Sumber: IDX)
Pasar saham Indonesia tertekan pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan IHSG turun 660,59 poin. (Sumber: IDX)

Sentimen lain yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Rencana tersebut masih dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final.

MSCI sendiri membuka kesempatan bagi pelaku pasar untuk menyampaikan tanggapan hingga 30 April 2027.

Sedangkan keputusan akhir dijadwalkan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027.

"MSCI akan mengumumkan keputusan akhir pada akhir Juni 2027 dan mungkin memberikan pembaruan sementara mengenai tanggapan peserta pasar selama periode konsultasi," tulis MSCI dalam pengumumannya.

MSCI menilai klasifikasi Indonesia sebagai pasar berkembang tidak lagi sesuai dengan kondisi pasar saat ini.

Penilaian tersebut didasarkan pada sejumlah kekhawatiran, termasuk tingkat investabilitas, transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan praktik perdagangan terkoordinasi, serta belum terlihatnya penegakan aturan yang memberikan dampak berarti.

Selama proses konsultasi berlangsung, MSCI juga tetap membekukan sejumlah perubahan indeks untuk saham Indonesia.

Kebijakan itu mencakup tidak menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak menambahkan saham baru ke dalam MSCI Indonesia Investable Market Index, serta tidak menaikkan saham ke segmen indeks yang lebih tinggi.

Rencana tersebut berpotensi meningkatkan kehati-hatian investor asing dalam mengambil keputusan investasi di pasar domestik.

Apabila ketidakpastian mendorong keluarnya dana asing dari pasar saham Indonesia, kebutuhan terhadap dolar AS dapat meningkat dan menambah tekanan terhadap rupiah.

Meski demikian, rencana perubahan klasifikasi MSCI masih dalam proses konsultasi.


Berita Terkait


News Update