Penyebab IHSG Anjlok Hari Ini 16 Oktober 2026 Apa? Simak 3 Faktor di Balik Pelemahan Pasar Saham

Jumat 16 Okt 2026, 13:40 WIB
Pasar saham Indonesia tertekan pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan IHSG turun 660,59 poin. (Sumber: IDX)
Pasar saham Indonesia tertekan pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan IHSG turun 660,59 poin. (Sumber: IDX)

Sektor infrastruktur mencatat penurunan lebih dari 13,9 persen, disusul sektor energi yang terkoreksi sekitar 11 persen dan sektor material dasar yang melemah 8,7 persen.

Selain penurunan sektoral, sejumlah saham turut menjadi pemberat pergerakan IHSG, antara lain:

  • PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN).
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA).
  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA).
  • PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR).

Di tengah tekanan tersebut, beberapa saham tercatat menjadi penopang IHSG, yakni:

  • PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).
  • PT United Tractors Tbk. (UNTR).
  • PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD).

2. Rupiah Melemah hingga Menyentuh Rp18.000 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah juga berada di bawah tekanan pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026. Mata uang Garuda dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,33 persen ke posisi Rp17.980 per dolar AS pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Pelemahan rupiah berlanjut hanya dalam waktu dua menit setelah pembukaan.

Tepat pada pukul 09.02 WIB, rupiah tercatat melemah 0,45 persen hingga menyentuh Rp18.000 per dolar AS.

Tekanan tersebut melanjutkan pergerakan pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Saat itu, rupiah ditutup melemah 0,14 persen di level Rp17.920 per dolar AS setelah sempat terperosok hingga Rp17.957 per dolar AS.

Pelemahan rupiah yang berlangsung bersamaan dengan penurunan IHSG menunjukkan tekanan di pasar keuangan domestik.

Namun, pergerakan keduanya dipengaruhi berbagai faktor dan tidak serta-merta membuktikan adanya hubungan sebab-akibat secara langsung.

Baca Juga: Hamenang Wajar Ismoyo Terjerat Kasus Apa? KPK Tetapkan Bupati Klaten sebagai Tersangka

3. Rencana MSCI Mengubah Klasifikasi Pasar Saham Indonesia


Berita Terkait


News Update