Diminta Buka 24 Jam, Petugas SPBU Protes ke Gubernur Bali Berujung Dibentak

Jumat 16 Okt 2026, 15:53 WIB
Petugas SPBU protes ke Gubernur Bali karena kelelahan melayani SPBU (Dok. Instagram/@dewaswam)
Petugas SPBU protes ke Gubernur Bali karena kelelahan melayani SPBU (Dok. Instagram/@dewaswam)

BALI, POSKOTA.CO.ID - Petugas SPBU di Denpasar, Bali meluapkan protes kepada Gubernur Bali, I Wayan Koster saat peninjau antrian BBM. Petugas mengaku kelelahan setelah melayani antrean panjang dan diduga keberatan dengan kebijakan SPBU untuk beroperasi selama 24 jam.

Dikutip Poskota dari akun Instagram @dewaswam, memperlihatkan cekcok antara petugas SPBU dan Gubernur Bali saat peninjauan antrean BBM, Rabu, 14 Oktober 2026. 

“Saya bukan robot, saya juga capek pak. Saya pegawai, tapi saya punya hak," ujar salah seorang petugas wanita SPBU. Menanggapi keluhan tersebut, Koster justru menyuruh diam dan mengatakan bahwa pegawai hingga memerintahkan untuk mengusir pegawai tersebut.

Kebijakan Operasional SPBU Selama 24 Jam

Sebelumnya, I Wayan Koster diketahui meminta agar 92 SPBU di wilayah Denpasar dan Badung beroperasi selama 24 jam untuk mengurangi antrean panjang BBM. Kebijakan operasional tersebut memiliki beberapa poin penting. 

Baca Juga: Akun IG Gubernur Bali Wayan Koster Apa? Ramai Dicari usai Video Cekcok dengan Pegawai SPBU Viral

1. Cakupan wilayah difokuskan di Denpasar (54 SPBU)  dan Badung (38 SPBU) dengan total 92 SPBU karena merupakan wilayah konsumsi tertinggi. 

2. Dukungan rantai pasok berupa depo pertamina Manggis dan Pesanggaran juga beroperasi 24 jam serta penambahan armada mobil tangki dari 90 unit menjadi 105 unit.

3. Tenaga operasional melibatkan personel TNI/Polri sebagai operator cadangan untuk mencegah kelelahan petugas. 

4. Pemerintah menjamin stok BBM jenis pertalite dan pertamax cukup untuk 2 minggu kedepan. 

Penyebab Antrean BBM di Bali

Pada Selasa, 13 Oktober 2026, direktur utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas antrean panjang dan kendala pengisian BBM yang terjadi sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. 

Baca Juga: Berapa Harga BBM di Bali? Viral Bensin Eceran Dijual hingga Rp200 Ribu

“Salah satu penyebab utama adalah kemarin salah satu kapal pada saat discharge cargo mengalami kesulitan di jangkarnya sehingga rencana yang sudah kita persiapkan sekitar pukul 6.30 pagi itu mundur sampai kurang lebih jam 10 malam”, ujarnya.

Peningkatan konsumsi BBM akibat disparitas harga juga ikut memengaruhi ketersediaan stok di SPBU. Sampai saat ini, antrean BBM sejumlah wilayah di Bali  masih mengular meski sudah ada regulasi dan penanganan dari pemerintah dan Pertamina.(M5)


Berita Terkait


News Update