Obrolan Warteg: Asap Tebal Karhutla Masih Berdampak, Perlukah Bantuan Asing?

Kamis 15 Okt 2026, 09:48 WIB
Obrolan warteg hari ini, Kamis, 15 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)
Obrolan warteg hari ini, Kamis, 15 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

“Loh kan baru menawarkan, ibarat tetangga menawarkan sesuatu, jika diperlukan saat kita lagi hajatan, Kita boleh menolak, kalau sesuatu itu dianggap tidak perlu, terlebih kita sudah memiliki apa yang dia tawarkan,” urai mas Bro.

“Jadi persoalannya bukan ets dan tidak etis, enak enggak enak, tetapi perlu dan tidak perlu bantuan kita terima, apalagi jika nantinya berbuntut,” kata Heri.

“Kembali kepada penanganan karhutla yang belum tuntas, apa dampak yang telah dirasakan masyarakat,” tanya Yudi.

“Merujuk data Kemenkes, karhutla telah berdampak terhadap 12,5 juta jiwa.Sebanyak 174.694 warga terkena infeksi saluran pernafasan akut. Tercatat pula ada 40.363 balita yang sempat terkena ISPA imbas karhutla,” jelas Heri.

“Cukup beralasan jika anggota dewan menilai bahwa kondisi saat ini darurat kesehatan, darurat lingkungan, sosial dan ekonomi bagi daerah terdampak asap karhutla,” kata Yudi.

“Mereka perlu perlindungan bagaimana menjaga keselamatan anak, mempertahankan pekerjaan serta memenuhi kebutuhan rumah tangganya dalam situasi yang belum pasti, selama karhutla masih melanda,” kata Heri.


Berita Terkait


News Update