TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, mengakibatkan kerusakan pada sekitar empat blok rumah toko (ruko) dua lantai.
“Kalau tadi lihat ada sekitar tiga-empat blok, ya. Empat blok, itu karena ruko-ruko dua lantai, itu ada empat blok yang rusak,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro di lokasi kejadian, Kamis, 15 Oktober 2026.
Petugas gabungan telah melakukan olah TKP awal dan menutup sementara area kejadian, sedangkan pemeriksaan lanjutan belum dapat dilakukan karena kondisi lokasi belum memungkinkan.
Selain itu, bangunan yang hancur dikhawatirkan roboh sehingga dapat membahayakan keselamatan petugas.
Baca Juga: Polisi Pastikan Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom
"Saat ini yang sedang kita ini untuk membuat status quo supaya tidak ada masyarakat yang melintas," ujarnya.
Susatyo menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti ledakan besar yang terdengar hingga radius 10 kilometer tersebut. Namun dugaan awal ledakan tersebut berasal dari tabung etilen berkapasitas 52 kg.
"Di TKP ditemukan sebuah tabung etilen, ya, tabung etilen 52 kilo yang yang panjang yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah," jelas Susatyo.
Akibat kejadian itu, dua orang tewas dan belasan orang terluka. Para korban sudah ditangani di beberapa rumah sakit.
Baca Juga: Penyebab Ledakan di Ruko Pasar Cimanggis Ciputat Apa? Ini Dugaan Awal hingga Tewaskan 2 Orang
Ledakan terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Rabu, 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan ruko rusak parah, bahkan beberapa bangunan tampak nyaris roboh.
