POSKOTA.CO.ID - Nama Susan Dell menjadi sorotan setelah penampilannya ramai dikomentari warganet usai menghadiri acara di Gedung Putih, Amerika Serikat. Padahal, kedatangannya bersama sang suami, Michael Dell, berkaitan dengan komitmen donasi sebesar US$6,25 miliar atau sekitar Rp111 triliun untuk program Trump Accounts, rekening investasi bagi anak-anak di Amerika Serikat.
Perbincangan di media sosial tersebut kembali mengingatkan bahwa kiprah seseorang terkadang justru tertutup oleh komentar mengenai penampilan fisik. Padahal, Susan bukan sekadar istri pengusaha teknologi yang masuk jajaran orang terkaya dunia. Ia juga dikenal sebagai pengusaha dan filantropis yang selama puluhan tahun terlibat dalam berbagai program sosial.
Berdasarkan informasi dari Michael & Susan Dell Foundation, yayasan yang didirikannya bersama Michael pada 1999 itu telah menyalurkan komitmen pendanaan lebih dari US$10 miliar untuk mendukung berbagai organisasi dan program sosial. Fokusnya mencakup pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan keluarga. (Sumber resmi yayasan)
Baca Juga: Perkuat Akuntabilitas Anggaran, DPRD Jakarta Gandeng KIP Tingkatkan Transparansi Publik
Kisah Cinta Susan Dell dan Michael Dell Berawal dari Kencan Buta
Susan Dell dan Michael Dell pertama kali bertemu pada 1988 melalui kencan buta yang diatur oleh salah satu klien Susan. Saat itu, Susan baru pindah ke Austin, Texas, untuk menekuni pekerjaan di bidang real estat.
Pertemuan tersebut menjadi awal hubungan mereka hingga akhirnya menikah pada 1989. Keduanya kemudian membangun keluarga sekaligus terlibat dalam kegiatan bisnis dan filantropi.
Dalam wawancara yang dikutip dari sumber awal, Susan mengenang Michael sebagai sosok yang berbeda dari pria yang pernah ditemuinya.
“Sebagian besar pria yang pernah saya kencani terlalu banyak bicara tentang diri mereka sendiri dan berusaha membuat saya terkesan. Sedangkan dia adalah pria paling baik yang pernah saya temui,” ujar Susan.
Di luar kehidupan rumah tangga, Susan juga memiliki ketertarikan pada olahraga. Ia pernah mengikuti kompetisi Ironman World Championship, ajang triatlon jarak jauh yang menguji kemampuan atlet dalam berenang, bersepeda, dan berlari.
Mengenal Keluarga dan Kekayaan Michael Dell
Michael Dell dikenal sebagai pendiri perusahaan teknologi Dell. Ia memulai bisnis komputer pada 1984 ketika masih berstatus mahasiswa, sebelum perusahaan tersebut berkembang menjadi salah satu pemain besar di industri teknologi global.
Kekayaan Michael berasal dari perjalanan panjangnya membangun bisnis. Namun, kehidupan keluarga Dell tidak hanya berkaitan dengan perusahaan dan aset bernilai fantastis.
Susan dan Michael memiliki empat anak, yakni Alexa, Kira, Juliette, dan Zachary. Keluarga tersebut menetap di Austin, Texas, dan dikenal cukup aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Susan sendiri pernah menekuni dunia desain busana sebelum lebih banyak mencurahkan perhatian pada kegiatan filantropi. Pengalamannya di bidang bisnis dan kreativitas menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebelum dikenal luas melalui berbagai program sosial.
Donasi Rp111 Triliun untuk Program Trump Accounts
Salah satu hal yang kembali menempatkan Susan di pusat perhatian adalah komitmen donasi US$6,25 miliar bersama Michael untuk program Trump Accounts.
Program tersebut dirancang sebagai rekening investasi bagi anak-anak di Amerika Serikat. Dalam skema donasi keluarga Dell, dana itu ditujukan untuk memberikan kontribusi awal sebesar US$250 kepada hingga 25 juta anak yang memenuhi kriteria program.
Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Susan menyampaikan bahwa tanggapan keluarga penerima manfaat memberikan kesan mendalam bagi dirinya dan Michael.
“Bagi setiap anak di seluruh negeri, rekening ini adalah untuk kalian. Kami percaya pada kalian, dan kami ingin kalian bermimpi besar karena kami tahu kalian mampu mewujudkan mimpi-mimpi itu,” kata Susan.
Baca Juga: Kenapa Beckham Putra Tidak Main saat Persib vs The Cong Viettel? Ini Kondisinya
Kiprah Filantropi Susan Dell yang Tak Bisa Diabaikan
Bersama Michael, Susan mendirikan Michael & Susan Dell Foundation pada 1999. Yayasan ini berfokus pada upaya memperluas kesempatan bagi anak-anak dan keluarga, terutama melalui pendidikan, layanan kesehatan, dan peningkatan kondisi ekonomi.
Susan juga mendapat pengakuan atas kontribusinya. Ia masuk Texas Women's Hall of Fame dalam kategori filantropi pada 2019, setelah terlibat dalam upaya membantu masyarakat Texas yang terdampak Badai Harvey. (Texas Women's Hall of Fame)
Kisah Susan Dell memperlihatkan sisi lain dari kehidupan keluarga miliarder yang tidak selalu terlihat di balik pemberitaan tentang kekayaan. Di tengah sorotan terhadap penampilan fisiknya, kontribusi sosial yang telah dibangun selama bertahun-tahun tetap menjadi bagian penting dari rekam jejaknya.
Pada akhirnya, donasi besar yang diberikan bersama Michael bukan satu-satunya hal yang mendefinisikan Susan. Perjalanan bisnis, pengalaman sebagai atlet, serta keterlibatannya dalam kegiatan filantropi menunjukkan bahwa kiprahnya jauh lebih luas daripada sekadar komentar warganet di media sosial.
