Pramono Lantik 386 Pejabat Fungsional DKI Jakarta, Mayoritas Guru

Rabu 14 Okt 2026, 18:32 WIB
Gubernur Jakarta, Pramono Anung melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan kerja Pemprov DKI di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)
Gubernur Jakarta, Pramono Anung melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan kerja Pemprov DKI di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung melantik 368 pejabat fungsional. Dari jumlah tersebut, 282 di antaranya merupakan guru.

Pramono menilai tenaga pendidik berperan penting dalam mempertahankan capaian pendidikan di ibu kota sekaligus memperbaiki kualitas sumber daya manusia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru, terutama guru fungsional yang baru dilantik hari ini. Karena Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia,” kata Pramono saat pelantikan di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ia juga mengingatkan para guru agar memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman bagi peserta didik, termasuk terbebas dari kekerasan, perundungan, dan pelecehan seksual.

Baca Juga: Pengamat Berharap Pertemuan Pramono-Kapolda Metro Tak Sekadar Seremonial

“Jabatan itu amanah dan sekaligus ujian. Kesempatan ini gunakanlah sebaik-baiknya. Saya berharap jabatan yang disandang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak dan organisasi,” ujarnya.

Untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Pemprov Jakarta menjalankan sejumlah program bantuan dan pemerataan akses pendidikan, seperti KJP Plus, KJMU, Sekolah Rakyat, dan penyiapan Beasiswa LPDP Jakarta.

Selain itu, pihaknya juga merehabilitasi 19 gedung sekolah, 18 gedung di antaranya telah rampung, sedangkan satu lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Di sisi lain, Pramono mengapresiasi Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Jakarta yang meraih nilai akreditasi 95,06 dari BKN RI. Capaian tersebut merupakan yang tertinggi di antara instansi peserta penilaian Batch II.

Baca Juga: Kapolda Metro Jaya Temui Pramono Anung, Bahas Kawasan Rawan Narkoba hingga Pengangguran di Jakarta 

“Ini tidak mungkin kita dapatkan tanpa kerja keras, kebersamaan, manajemen yang lebih teratur, dan kontribusi seluruh ASN,” tuturnya.

Ia berharap seluruh ASN menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk memperkuat kompetensi, integritas, dan akuntabilitas. Menurutnya, kualitas birokrasi turut mendukung pembangunan Jakarta, termasuk capaian IPM yang kini mencapai 85,05 dan menjadi yang tertinggi secara nasional. (M4)


Berita Terkait


News Update