JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - TalentXid memperkenalkan ekosistem layanan yang mengintegrasikan pengembangan karier, pelatihan keterampilan, dan AI untuk membantu masyarakat mempersiapkan masa depan profesional maupun membangun peluang usaha mandiri.
Ekosistem TalentXid terdiri dari tiga layanan utama, yaitu TalentXid Global, TalentXid Academy, dan RoleOne.ai. Ketiganya memiliki fokus berbeda, tetapi saling melengkapi dalam mendukung masyarakat menghadapi perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Menurut Manager Operasional TalentXid, Nosa Sabrina mengatakan pengembangan ekosistem ini bertujuan memberikan pilihan jalur yang lebih luas bagi masyarakat, baik untuk mencari pekerjaan, meningkatkan kompetensi, maupun menciptakan peluang usaha sendiri.
“Setiap orang memiliki kebutuhan dan tujuan yang berbeda. Ada yang ingin mendapatkan pekerjaan, ada yang perlu meningkatkan keterampilan, dan ada pula yang ingin membangun usaha mandiri. TalentXid berupaya menyediakan jalur yang sesuai dengan kebutuhan tersebut,” kata Nosa kepada wartawan dalam keterangan resminya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ketiga layanan yang dikembangkan TalentXid, di antaranya:
- TalentXid Global
TalentXid Global berfokus pada pengembangan karier dan pencocokan kandidat dengan peluang kerja di dalam maupun luar negeri. Prosesnya mencakup pengumpulan data kandidat, penilaian kualifikasi, konsultasi karier, serta pencocokan dengan kebutuhan pekerjaan yang tersedia.
Informasi mengenai posisi, negara tujuan, persyaratan, gaji, jadwal proses, dan estimasi biaya perlu disampaikan secara transparan agar kandidat dapat mempertimbangkan peluang kerja berdasarkan kondisi dan kemampuannya.
Bidang pekerjaan yang menjadi sasaran antara lain manufaktur, konstruksi, perhotelan, layanan makanan dan minuman, kesehatan, pergudangan, serta pertanian. Ketersediaan posisi bergantung pada kebutuhan pemberi kerja dan persyaratan penempatan yang berlaku.
- TalentXid Academy
TalentXid Academy berfokus pada pelatihan keterampilan dan kesiapan kerja. Programnya mencakup pelatihan bahasa, keterampilan teknis, serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui pendekatan ini, calon pekerja dapat mempersiapkan diri sebelum mengikuti proses seleksi kerja. Pelatihan juga menjadi jalur peningkatan kompetensi bagi individu yang ingin memperkuat daya saing di pasar kerja.
- RoleOne.ai
RoleOne.ai menghadirkan pendekatan berbeda melalui pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung individu dalam membangun dan mengelola usaha mandiri.
Konsepnya adalah membantu pelaku usaha menjalankan berbagai fungsi bisnis, seperti pemasaran, pembuatan konten, layanan pelanggan, pengelolaan hubungan pelanggan, riset produk, dan analisis bisnis dengan dukungan AI.
Melalui pendekatan tersebut, individu dapat mempelajari cara mengintegrasikan teknologi ke dalam operasional usaha. Hasil bisnis tetap bergantung pada pelaksanaan usaha, permintaan pasar, kualitas produk, strategi pemasaran, dan kemampuan pengelolanya. Teknologi AI bukan jaminan pendapatan atau keuntungan.
Sementara itu Nosa Sabrina menuturkan, pihaknya menyelenggarakan Job Fair pada Sabtu, 10 Oktober 2026 di TalentXid Academy, Jalan Kelapa Dua Wetan III, Ciracas, Jakarta Timur.
"Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkenalkan berbagai informasi peluang kerja dan jalur persiapan karier kepada masyarakat. Calon kandidat dapat memperoleh informasi mengenai bidang pekerjaan, persyaratan, serta tahapan yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti proses seleksi," pungkasnya.
Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Nosa, TalentXid berupaya mendekatkan informasi peluang kerja kepada masyarakat sekaligus membantu calon kandidat memahami proses yang harus dilalui secara lebih terarah.
"Mengembangkan Pilihan Masa Depan Integrasi TalentXid Global, TalentXid Academy, dan RoleOne.ai mencerminkan pendekatan yang menggabungkan tiga kebutuhan: mengakses peluang kerja, meningkatkan keterampilan, dan membangun usaha mandiri dengan dukungan teknologi," tuturnya.
Selain itu ketiga layanan tersebut tidak dimaksudkan sebagai jalur yang harus ditempuh secara bersamaan. Masyarakat dapat memilih layanan berdasarkan tujuan, kompetensi, kesiapan, dan sumber daya yang dimiliki.
