Setahun Lebih Gorong-Gorong Mampet di Pancoran Mas Depok, Laporan Warga Lewat Aplikasi Tak Direspons

Selasa 13 Okt 2026, 16:20 WIB
Rahmat, warga RT 07 RW 19 menunjukan luapan air got yang berasal dari lubang gorong-gorong yang terbuka di Jalan Naming Botin Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa siang, 13 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga)
Rahmat, warga RT 07 RW 19 menunjukan luapan air got yang berasal dari lubang gorong-gorong yang terbuka di Jalan Naming Botin Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa siang, 13 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga)

Meski kerja bakti sempat digelar bersama warga, upaya tersebut tidak menyelesaikan masalah karena saluran air dasarnya memang tersumbat dan tidak memiliki pembuangan akhir.

Warga juga mengaku telah melaporkan masalah ini melalui aplikasi resmi Pemkot Depok, seperti SP4N Lapor dan Sapa Warga, sejak 10 bulan lalu. Namun hingga kini, belum ada tindakan konkrit dari pemerintah daerah.

"Kami ini warga taat pajak, bahkan PBB untuk lahan parkir motor naik sampai 100 persen. Tapi giliran ada masalah seperti ini, tidak ada upaya perbaikan nyata. Kami cuma ingin jalan kembali normal, buatkan sodetan atau perbaiki saluran buntu itu," tegas Rahmat.

Baca Juga: Pagar Tembuk SDN 03 Tapos Ambruk Timpa 2 Murid, Disdik Depok Janji Perbaiki Tahun Ini

Ketua RT 07 RW 19, Marulloh, menjelaskan bahwa sumber luapan air berasal dari gorong-gorong di wilayah RT 08 yang menampung limbah pedagang. Namun, imbas luapan airnya mengalir dan menggenangi wilayah RT 07 yang berada di dataran lebih rendah.

Marulloh mengkhawatirkan kondisi ini akan semakin parah saat memasuki puncak musim hujan, mengingat saluran pembuangan utama yang mengarah ke Kali Cabang Barat dan Situ Peladen tidak berfungsi optimal.

"Kalau masuk musim hujan, air luapan ini sangat rawan masuk ke dalam rumah warga. Kami berharap Pemkot Depok segera turun tangan membenahi saluran ini," tutur Marulloh.

Hingga berita ini diturunkan, Camat Pancoran Mas Mustakim dan Kepala Dinas PUPR Kota Depok Yodi sudah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp serta sambungan telepon, namun belum memberikan respons.


Berita Terkait


News Update