Setahun Lebih Gorong-Gorong Mampet di Pancoran Mas Depok, Laporan Warga Lewat Aplikasi Tak Direspons

Selasa 13 Okt 2026, 16:20 WIB
Rahmat, warga RT 07 RW 19 menunjukan luapan air got yang berasal dari lubang gorong-gorong yang terbuka di Jalan Naming Botin Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa siang, 13 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga)
Rahmat, warga RT 07 RW 19 menunjukan luapan air got yang berasal dari lubang gorong-gorong yang terbuka di Jalan Naming Botin Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa siang, 13 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Genangan air limbah berbau menyengat membasahi Jalan Naming Debotin RT 07 RW 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Kondisi yang berlangsung selama lebih dari satu tahun ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mulai memicu penyakit kulit pada anak-anak hingga kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan pantauan Poskota di lokasi pada Selasa, 13 Oktober 2026, genangan air tersebut terus membasahi badan jalan meski sedang tidak turun hujan. Air kotor berlumut ini diduga berasal dari luapan gorong-gorong tersumbat yang menampung limbah tempat pencucian pedagang di Pos Shelter Stasiun Depok Baru.

Taspinah, 58 tahun, seorang pedagang minuman yang berjualan tepat di depan lokasi genangan, menuturkan bahwa kondisi lingkungan semakin memburuk karena tidak adanya petugas kebersihan yang melintas dalam setahun terakhir.

Baca Juga: Aksi Pencurian Rumah Kosong di Depok Viral, Polisi Lakukan Cek TKP

"Airnya bau, banyak sampah, dan jadi sarang nyamuk. Dulu setiap hari ada petugas yang membersihkan, tapi sudah hampir setahun tidak pernah kelihatan lagi. Pinggir jalan jadi jember dan kotor," ujar Taspinah kepada Poskota, Selasa.

Dampak genangan ini dirasakan langsung oleh warga sekitar. Rahmat, 33 tahun, warga RT 07 RW 19, mengungkapkan bahwa putrinya yang berusia 4 tahun mengalami gatal-gatal setelah tersentuh air luapan tersebut. Bahkan, keponakannya yang berusia satu tahun sempat dirawat di rumah sakit akibat diare.

Selain masalah kesehatan, permukaan jalan yang licin berlumut sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh.

"Rumah saya berhadapan langsung dengan lokasi. Bau busuk dan nyamuk sangat mengganggu. Bukan cuma penyakit, pemotor juga sering kecelakaan karena jalannya licin," kata Rahmat.

Baca Juga: Temukan Pencemaran Udara dan Bakteri Air, DLHK Depok Beri Teguran Tegas Pabrik Plastik di Tapos Depok

Laporan Warga Tak Direspon

Luapan air limbah di Jalan Naming Botin, Pancoran Mas, Depok, Selasa, 13 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga)

Rahmat menyebut unsur Forkopimka termasuk Camat Pancoran Mas, Lurah Depok, dan Dinas PUPR Kota Depok sebenarnya pernah meninjau lokasi. Hasil pengecekan menunjukkan sedimentasi lumpur di dalam gorong-gorong sudah mencapai lebih dari 1 meter dengan kedalaman air sekitar 40 cm.


Berita Terkait


News Update