Terkait penanganan kawasan rawan narkoba, Dadang menekankan pentingnya intervensi pasca-penindakan. Kata Dadang, pemulihan lingkungan dan pendampingan ekonomi warga menjadi langkah penting agar kawasan tersebut tidak kembali terperosok dalam jaringan peredaran gelap.
Selain aspek sosial-ekonomi, kolaborasi ini juga menyasar sektor pendidikan dan infrastruktur keamanan kota. Di ruang lingkup sekolah, kepolisian akan lebih aktif memberikan edukasi terkait pencegahan bullying, etika ruang publik, dan kesadaran hukum sejak dini.
Sementara di ruang publik, optimalisasi jaringan CCTV dan pengamanan ekstra pada moda transportasi umum akan terus ditingkatkan demi menjamin rasa aman warga Jakarta.
“Kami ingin keamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan beriringan. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar warga dapat beraktivitas dengan aman dan memperoleh dukungan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” tuturnya.
