POSKOTA.CO.ID - Tren SUV bergaya boxy atau mengotak saat ini semakin ramai di pasar otomotif Indonesia. Sejumlah pabrikan asal China mulai menghadirkan model dengan desain serupa, lengkap dengan teknologi modern dan fitur yang semakin beragam. Meski begitu, Suzuki Jimny masih punya tempat tersendiri di kalangan konsumen.
Menariknya, Jimny bukanlah pemain baru yang muncul untuk mengikuti tren. Mobil ini sudah memiliki identitas kuat sebagai SUV kompak berkarakter petualang.
Deputi Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan bahwa Suzuki Jimny merupakan model kendaraan legendaris dengan sentuhan original serta karakter yang sederhana, lugas, serta desain berenergik.
Lantas, apa yang membuat Jimny tetap menarik ketika pilihan SUV dengan tampilan serupa kini semakin banyak?
Baca Juga: Jimny Custom Contest 2025–2026, Suzuki Buka Panggung Modifikasi untuk Seluruh Generasi
Ciri Khas Desain

Salah satu alasan Jimny tetap diminati adalah desain yang mudah dikenali. Bentuk bodi mengotak, lampu depan membulat, dan garis bodi tegas memberikan kesan klasik yang menjadi ciri khasnya.
Tampilan tersebut juga membuat Jimny memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar modifikasi. Pemiliknya bisa mengubah penampilannya melalui pemasangan roof rack, penggantian pelek, hingga penggunaan ban all-terrain untuk memperkuat kesan petualang.
Baca Juga: Harga Terbaru Suzuki Jimny 3 Pintu 4WD, Kecil Tapi Tangguh di Jalanan Cocok Buat Berpetualang
SUV Compact
Selain desainnya yang khas, Jimny memang dibuat untuk menghadapi medan yang menantang. SUV ini menggunakan chasist ladder frame, suspensi rigid axle, serta sistem penggerak empat roda AllGrip Pro.
Ground clearance sekitar 210 mm juga mendukung kemampuannya ketika melewati jalan berbatu atau permukaan tidak rata. Kombinasi tersebut membuat Jimny memiliki fungsi yang sejalan dengan tampilannya, bukan sekadar terlihat tangguh dari luar.
Dimensi yang relatif kompak menjadi keunggulan lain Jimny. Ukurannya membuat mobil ini lebih mudah bermanuver di jalan sempit maupun jalur off-road yang terbatas.
