"Sudah dengar, katanya memang mau dipindahkan ke Pasar Anyar. Cuma ya, kami masih menunggu kepastian lebih lanjut, nanti teknisnya seperti apa," ujar Rahmah, Senin, 12 Oktober 2026.
Ia menambahkan, kekhawatiran utamanya bukanlah lokasi baru, melainkan potensi kehilangan pembeli setia yang sudah terbiasa berbelanja di lokasi saat ini.
"Yang paling dipikirkan itu pelanggan. Selama ini orang sudah tahu kami jualan di sini, kalau pindah kan belum tentu mereka langsung tahu tempat kami yang baru. Tapi kalau memang untuk penataan kawasan, ya kami mengikuti saja. Namanya juga berjualan," pungkasnya. (M1)
