Raih Nilai Integritas Tinggi dari KPK, Ini 4 Program Unggulan Disdik Kabupaten Bogor pada 2026

Senin 12 Okt 2026, 17:01 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy (tengah) memimpin rapat koordinasi program pengentasan ATS Tingkat kecamatan. (Sumber: Istimewa)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy (tengah) memimpin rapat koordinasi program pengentasan ATS Tingkat kecamatan. (Sumber: Istimewa)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kembali mencatatkan capaian positif dalam penguatan integritas dan tata kelola penyelenggaraan pendidikan. Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor berhasil memperoleh nilai 75,46 dengan kategori “Adaptif”.

Capaian tersebut melonjak 4,00 poin ketimbang hasil SPI 2024 yang bernilai 71,46 (kategori Integritas Korektif). Angka 75,46 ini sekaligus melampaui indeks rata-rata nasional yang berada di posisi 73,30.

Peningkatan nilai integritas ini berbanding lurus dengan peluncuran empat program prioritas sektor pendidikan di Kabupaten Bogor pada 2026 yang menyasar pemerataan akses, kualifikasi pengajar, hingga kesejahteraan guru.

Diketahui terdapat ribuan lembaga pendidikan di Kabupaten Bogor mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa Demo di DPR, Pendidikan Gratis Diharapkan Tak Cuma Wacana

Untuk PAUD terdapat 3,236 lembaga dengan jumlah peserta didik mencapai 116, 634. Kemudian Sekolah Dasar terdapat 1,856 lembaga dengan jumlah peserta didik 559,775.

Lebih lanjut, Sekolah Menengah Pertama terdapat 780 lembaga dengan jumlah peserta didik mencapai 237,960. Sementara, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat terdapat 233 lembaga

4 Program Prioritas Kabupaten Bogor di Sektor Pendidikan

Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Berbasis Data Door to Door

Untuk menekan angka drop-out pada tingkat SD, SMP, hingga pendidikan kesetaraan, Disdik Kabupaten Bogor menerapkan sistem penjangkauan langsung.

  • Verifikasi data menggunakan portal Kemendikdasmen untuk memetakan sebaran anak tidak sekolah.
  • Kolaborasi lintas sektor dari tingkat kecamatan, desa, hingga RT/RW untuk menyisir calon siswa door to door.
  • Menyediakan akses Paket A, B, dan C melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di 40 kecamatan.

Baca Juga: Tuntut Pendidikan Gratis dan Revisi UU Sisdiknas, BEM SI Gelar Aksi di DPR Hari Ini

Beasiswa Kuliah S1 untuk 300 Guru PAUD

Meningkatkan kualifikasi pendidik usia dini, Pemerintah Kabupaten Bogor menggandeng Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA).

Sebanyak 300 guru PAUD mendapatkan beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan jenjang Strata 1 (S1) pada tahun ajaran 2026.

Insentif untuk 7.200 Guru PAUD

Sebagai bentuk dukungan kesejahteraan, Pemkab Bogor mengalokasikan bantuan insentif kepada 7.200 guru PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Nominal bantuan yang diberikan sebesar Rp2,4 juta per guru per tahun dengan mekanisme penyaluran melalui transfer langsung ke rekening penerima dalam dua tahap untuk menjaga transparansi.

Baca Juga: Diduga Putus Asa Gara-gara Terlilit Utang, Warga Pabuaran Bojonggede Bogor Ditemukan Meninggal

Beasiswa untuk Murid SMP Swasta

Memastikan pemerataan akses pendidikan jenjang menengah pertama, Pemkab Bogor menggandeng 256 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Di tahun ajaran tersebut, target sasaran sebanyak 8.015 siswa dari keluarga kurang mampu telah terdata dalam kelompok desil 1 hingga 5, sebagai kelompok masyarakat yang mendapat bantuan prioritas untuk pendidikan.

Melalui program ini, pihak Pemkab Bogor memberikan dukungan pembebasan biaya operasional layanan pendidikan selama menempuh pendidikan di sekolah yang telah bekerja sama dalam program tersebut.

Melalui kombinasi perbaikan integritas birokrasi dan eksekusi program sosial pendidikan ini, Pemkab Bogor menargetkan penurunan angka putus sekolah sekaligus peningkatan partisipasi murni pendidikan di wilayahnya.

Baca Juga: 3 Wisata Gratis Dekat Stasiun Bogor, Bisa Jalan Kaki dan Hemat Biaya

Aneka Prestasi Sekolah

Dari program tersebut, sejumlah prestasi berhasil dipecahkan oleh peserta didik tahun 2026 baik secara nasional hingga internasional.

Adapun prestasi yang telah didapat, antara lain:

  • SMP Negeri 3 Gunungsindur: Juara 1 Sekolah Adiwiyata Mandiri di tingkat nasional
  • SMPN 1 Tenjolaya:  Juara 1 Jambore Nasional Tahun 2026 di tingkat nasional
  • SMPN 3 Citeureup: Juara 1 4th Internasional Indonesia Open Pencak Silat Championship 2026 di tingkat nasional
  • SMPN 2 Bojonggede: Juara 1 Jambore Nasional XII Tahun 2026 di tingkat nasional
  • SMPN 1 Nanggung: Juara 1 Bahasa Inggris Indonesia Youth Science Medical Olympiad di tingkat nasional
  • SMP Giri Taruna: Juara 1 INTERNATIONAL KARATE OPEN 2026 di tingkat internasional
  • SMPN 2 Cibungbulang: Juara 1 Dispora Open Karate Championship 2026 di tingkat nasional
  • SDN Citra Indah Sukamaju: Juara 1 Pantomim di tingkat provinsi
  • SDN Sukajaya 02: Juara 1 Kriya di tingkat provinsi
  • SDN Cimande 01: Juara II Gambar Bercerita di tingkat provinsi
  • SD Islam Al- Hadid: Juara III Renang Putra di tingkat provinsi
  • SDN Waru 03: Juara III Bulutangkis Putri di tingkat provinsi
  • SDN Sukajaya 02: Juara III Kriya di tingkat nasional

Berita Terkait


News Update