Kebiasaan tersebut melatih kemandirian. Bahkan, menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekolah.
“Artinya selain mereka belajar akademis, mereka juga belajar rasa memiliki dan tanggung jawab,” kata Subki.
Selain itu, siswa perlu mendapat edukasi penggunaan fasilitas gedung, seperti lift. Mengenai tata cara penggunaan dan keselamatan agar seluruh fasilitas bermanfaat secara optimal.
Baca Juga: DPRD DKI Tinjau GOR Grogol, Dispora Diminta Usulkan Perbaikan Fasilitas
Subki mengatakan, fasilitas yang memadai, dukungan guru, serta semangat belajar siswa dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Ditambah dengan semangat anak-anak kita belajar. Insyaallah akan lahir anak-anak yang cerdas, berkualitas,” ungkap Subki.
Komisi E mencatat sejumlah kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.
“Yang disampaikan anak-anak, pertama kelengkapan alat olahraga. Kemudian dari guru smartboard, tampilan-tampilan yang sifatnya digital diperbanyak,” ucap Subki.
Kepala SMPN 91 Pekayon Yuhanah menyampaikan terima kasih atas perhatian DPRD DKI Jakarta. Harapannya, peningkatan kualitas sekolah dapat penambahan fasilitas pembelajaran. Khususnya, media interaktif yang dapat membantu proses penyampaian materi kepada siswa.
Hal senada juga disampaikan Kepala SDN 05 Pekayon Siti Nurul Chasanah. Ia berharap, kelengkapan sarana pendidikan dapat terus ditingkatkan untuk mendukung motivasi siswa serta mengoptimalkan proses pembelajaran.
“Dengan saranan lengkap tentunya akan memaksimalkan hasil belajar dan proses pembelajaran,” pungkas Siti.
