Perselisihan ini juga menarik beragam tanggapan dari netizen dan pengikut setia Karin. Beberapa follower tampak memberikan dukungan moral lewat direct message, menyuarakan pandangan kritikan Juju muncul karena tidak memantau rekam jejak aktivitas Karin secara menyeluruh.
"Gaada isu Indo yang nggak lo up Rin. Lo salah satu yang paling aktif ngeshare isu-isu yg ada di negara kita. And I'm grateful for that. Mungkin banyak netizen yang bukan follower lo yang nggak tau. Udah biarin aja," tulis salah satu pengikut Karin.
Rekam Jejak Aktivitas Sosial Karin
Terlepas dari perselisihan tersebut, rekam jejak digital menunjukkan bahwa melalui salah satu akun Instagram pribadinya (@awkarin), Karin mengelola platform komunikasi yang juga memuat konten edukasi, isu politik, sejarah, hingga kesehatan mental.
Baca Juga: Whip Pink Kembali Disorot, Unggahan Awkarin Bikin Publik Ingat Kasus Lula Lahfah
Pada unggahan di linimasa akun tersebut, Karin secara berkala menyajikan konten edukatif seperti analisis isu Silent Majority, partisipasi anak muda dalam politik, kasus bullying, hingga literasi hukum dan demokrasi.
Selain itu, profilnya mencantumkan tautan penggalangan dana di Kitabisa (kitabisa.com/sadardanpeduli) serta riwayat keterlibatannya dalam aksi kemanusiaan langsung, seperti tanggap bencana Gempa Cianjur dan kegiatan relawan di Banten.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan atau penjelasan susulan dari pihak Aa Juju terkait respons yang disampaikan oleh Awkarin. (m6)
