POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial dihebohkan oleh perselisihan antara dua content creator ternama, Karin Novilda alias Awkarin dan food vlogger Aa Juju (@makanlurrrr).
Perselisihan ini bermula ketika Juju mengirimkan pesan pribadi ke akun Instagram Awkarin. Dalam tangkapan layar yang dibagikan Karin, Juju meminta seleb wanita itu ikut menyuarakan serta membagikan informasi bencana kebakaran hutan di Kalimantan.
"Kak Karin, kalau kamu enggak keberatan, punten boleh bantu paling tidak repost-repost keadaan Kalimantan enggak, kak? Aku pun enggak banyak bantu, sih, kak, cuman bantuan kecil dan repost-repost aja. Kamu dulu loud banget pas kampanye, sekarang aku kepo sampai ke tab repost-repost kamu kayak nggak ada satu pun issue di Indo yang kamu up," tulis Juju.
Juju juga menyebut akan memberi imbalan berlangganan (subscribe) ke platform berbayar milik Karin jika ia mau menyuarakan isu yang ada di Indonesia.
Awkarin yang keberatan dengan cara penyampaian Juju, lantas memberikan tanggapan langsung pada tangkapan layar unggahannya.
"Ngingetin tapi sarkas wkwkwk, aneh banget kenal juga kagak anjrit gaya banget. Siapa bilang, sih, gua nggak bantu, anjir," tulis Karin merespons pesan tersebut.
Respons Awkarin dan Unggahan Peta Titik Api
Melalui deretan video Instagram Story miliknya, Awkarin merespons kritikan tersebut. Ia menepis anggapan dirinya lepas tangan atau tidak peduli pada isu sosial di tanah air, sekaligus menyayangkan aksi "haters berkedok ngingetin" yang menyindir tanpa mengenalnya secara personal.
"Orang-orang kayak gini enggak penting banget, sumpah sampah banget haters berkedok ngingetin," ujar Karin. Ia menyayangkan sikap Juju yang dinilainya menghakimi tanpa mengenal dirinya secara personal.
Baca Juga: Awkarin Pamer Video Mesra dengan Cowok Bule, Netizen Heboh Duga Pacar Baru
Sementara itu, catatan waktu di media sosial menunjukkan selang beberapa jam sebelum mengunggah perselisihannya dengan Juju, Karin telah membagikan peta titik api kebakaran hutan di Kalimantan lewat Instagram Story dengan narasi "Wake up call! Kebakaran hutan belum selesai, saudara kita kehabisan nafas!!!".
