CILEGON, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 19 siswa terpapar gas air mata yang akibat simulasi latihan dalmas (pengendalian massa) Polres Cilegon. Diduga Gas air mata dari Polres Cilegon terbawa angin dan sampai ke wilayah sekolah di sekitar sana.
Dikutip Poskota dari akun Threads @anakbanten.ai, Minggu, 11 Oktober 2026, personel kepolisian menggelar latihan dalmas. Sejumlah siswa yang berlarian masuk ke dalam ruangan sekolah, karena menghindari gas air mata yang masuk ke wilayah sekolah mereka.
Kejadian ini terjadi di wilayah SMP hingga SMK Madinatul Hadid di Kota Cilegon, Banten, Kamis, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Latihan pengendalian massa tersebut menggunakan gas air mata sebagai bagian dari latihan penanganan demonstrasi.
Polres Cilegon Minta Maaf
Kasie humas Polres Cilegon AKP Imam Maryono, mengutarakan permohonan maaf dan penjelasan atas insiden yang terjadi.
Baca Juga: Kericuhan Pecah di KS Tubun, Asap Gas Air Mata Masuk Area Rumah Sakit
“Kami atas nama Polres Cilegon menyampaikan permohonan maaf pada yang terkena dampak”, ujarnya.
Ia juga mengonfirmasi latihan dalmas menggunakan gas air mata. Dalam pelaksanaannya, gas air mata yang dipakai terbawa angin, sehingga berdampak ke area sekolah yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi latihan.
Sebanyak 19 siswa terpapar gas air mata dengan keluhan mata perih, sesak napas, hingga pusing kepala, sehingga mesti dibawa ke fasilitas kesehatan. Pihak kepolisian bertanggung jawab atas perawatan para korban.
Baca Juga: Cekcok dengan Kernet Berujung Penusukan, PJR Polda Banten Ringkus 2 Pelaku
Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui kondisi siswa setelah terpapar gas air mata. Seluruh siswa sudah diperbolehkan kembali ke rumah setelah kondisi membaik.
Insiden ini menjadi sorotan publik dan menjadi pengingat betapa pentingnya memperhitungkan luas area, jarak, hingga dampak ke lingkungan sekitar saat melakukan latihan apalagi jika menggunakan senjata yang berisiko. Terutama jika lokasi latihan sangat dekat dengan bangunan pendidikan ataupun fasilitas umum. (M5)
