Ronaldo Buka Suara soal Konflik dengan Jorge Jesus, Tegaskan Belum Tinggalkan Timnas Portugal

Rabu 07 Okt 2026, 19:02 WIB
Cristiano Ronaldo menjelaskan alasan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal setelah terlibat persoalan dengan pelatih Jorge Jesus. (X/@cristiano)
Cristiano Ronaldo menjelaskan alasan meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal setelah terlibat persoalan dengan pelatih Jorge Jesus. (X/@cristiano)

POSKOTA.CO.ID - Cristiano Ronaldo akhirnya memberikan penjelasan mengenai keputusannya meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal. Perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus menjadi salah satu alasan yang membuat megabintang Portugal tersebut memilih pergi dari skuad.

Penjelasan Ronaldo disampaikan melalui surat sepanjang lima halaman yang kemudian dibagikan di media sosial pribadinya. Dalam surat tersebut, ia tidak hanya membahas persoalannya dengan sang pelatih, tetapi juga mengakui kesalahan karena meninggalkan pemusatan latihan.

Ronaldo menegaskan bahwa keputusannya tersebut bukan tanda bahwa dirinya ingin mengakhiri karier internasional bersama Portugal.

Baca Juga: Jadwal Piala Liga Indonesia Mulai Kapan? Cek Tanggal dan Hasil Drawing Lengkap

Janji Jorge Jesus yang Membuat Ronaldo Kecewa

Persoalan antara Ronaldo dan Jorge Jesus bermula ketika Portugal menghadapi Norwegia pada 27 September. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Portugal 2-1 itu, Ronaldo tidak dimainkan.

Menurut Ronaldo, situasi tersebut berkaitan dengan janji Jorge Jesus yang disebut telah dilanggar. Sebelumnya, Ronaldo memang sedang menjalani program pemulihan fisik dan dipersiapkan untuk tampil pada pertandingan 4 Oktober di Dragao.

Namun, Jorge Jesus kemudian meminta Ronaldo bersiap untuk bermain selama 30 menit melawan Norwegia. Ronaldo mengaku tidak keberatan dan mengikuti permintaan tersebut.

“Dia meminta saya bersiap karena saya akan bermain selama 30 menit. Semua orang tahu apa yang terjadi setelah itu. Saya melakukan pemanasan sejak babak pertama berakhir, melihat waktu terus berjalan, tetapi tidak dipanggil masuk,” kata Ronaldo.

Situasi itu membuat Ronaldo merasa kecewa karena permintaan tersebut berada di luar agenda pemulihan yang sebelumnya sudah disusun.

Ia menilai persoalan menjadi lebih serius karena sebelumnya telah ada kesepakatan mengenai waktu bermainnya.

Ronaldo Akui Salah karena Tinggalkan Pemusatan Latihan

Meski merasa janji pelatih telah dilanggar, Ronaldo tidak menampik bahwa dirinya juga melakukan kesalahan. Ia mengakui seharusnya tidak meninggalkan pemusatan latihan, terlebih statusnya adalah kapten Timnas Portugal.

“Saya berutang permintaan maaf kepada rekan-rekan setim di tim nasional karena meninggalkan pemusatan latihan. Terlepas dari pelanggaran kepercayaan yang sepenuhnya terjadi terhadap janji pelatih, saya seharusnya tidak melakukan itu. Tanggung jawab sepenuhnya berada pada saya,” ujar Ronaldo.

Ada Tiga Sikap yang Ditegaskan Ronaldo

Meminta maaf kepada tim dan masyarakat Portugal

Ronaldo menyadari keputusannya meninggalkan skuad dapat mengecewakan rekan setim dan publik.

Siap menerima sanksi

Ia menyerahkan keputusan mengenai konsekuensi tindakannya kepada Federasi Sepak Bola Portugal dan tidak meminta perlakuan khusus.

Tetap membuka pintu untuk Timnas Portugal

Konflik dengan Jorge Jesus tidak membuat Ronaldo berniat mengakhiri karier internasional. Selama kondisi fisiknya memungkinkan dan masih aktif bermain di level klub, ia siap memenuhi panggilan negaranya.

Baca Juga: Jadwal Persib Bandung vs Viettel di ACL Two 2026 Kapan? Simak Tanggal Pertandingan

Ronaldo juga menjelaskan bahwa dirinya memilih pergi karena merasa kehadirannya saat itu justru bisa memberikan dampak negatif bagi kelompok.

“Saya merasa kehadiran saya justru hanya akan merugikan kelompok, dan saya melakukan apa yang selalu saya katakan akan saya lakukan jika saya merasa tidak berguna: saya mengemasi barang dan pergi.”

Dengan penjelasan tersebut, Ronaldo seolah ingin meluruskan bahwa persoalan dengan Jorge Jesus bukan akhir dari hubungannya dengan Timnas Portugal. Ia tetap menganggap dirinya bagian dari tim, sembari mengakui bahwa keputusan meninggalkan pemusatan latihan merupakan tanggung jawab yang harus ia terima.


Berita Terkait


News Update