“Saya berutang permintaan maaf kepada rekan-rekan setim di tim nasional karena meninggalkan pemusatan latihan. Terlepas dari pelanggaran kepercayaan yang sepenuhnya terjadi terhadap janji pelatih, saya seharusnya tidak melakukan itu. Tanggung jawab sepenuhnya berada pada saya,” ujar Ronaldo.
Ada Tiga Sikap yang Ditegaskan Ronaldo
Meminta maaf kepada tim dan masyarakat Portugal
Ronaldo menyadari keputusannya meninggalkan skuad dapat mengecewakan rekan setim dan publik.
Siap menerima sanksi
Ia menyerahkan keputusan mengenai konsekuensi tindakannya kepada Federasi Sepak Bola Portugal dan tidak meminta perlakuan khusus.
Tetap membuka pintu untuk Timnas Portugal
Konflik dengan Jorge Jesus tidak membuat Ronaldo berniat mengakhiri karier internasional. Selama kondisi fisiknya memungkinkan dan masih aktif bermain di level klub, ia siap memenuhi panggilan negaranya.
Baca Juga: Jadwal Persib Bandung vs Viettel di ACL Two 2026 Kapan? Simak Tanggal Pertandingan
Ronaldo juga menjelaskan bahwa dirinya memilih pergi karena merasa kehadirannya saat itu justru bisa memberikan dampak negatif bagi kelompok.
“Saya merasa kehadiran saya justru hanya akan merugikan kelompok, dan saya melakukan apa yang selalu saya katakan akan saya lakukan jika saya merasa tidak berguna: saya mengemasi barang dan pergi.”
Dengan penjelasan tersebut, Ronaldo seolah ingin meluruskan bahwa persoalan dengan Jorge Jesus bukan akhir dari hubungannya dengan Timnas Portugal. Ia tetap menganggap dirinya bagian dari tim, sembari mengakui bahwa keputusan meninggalkan pemusatan latihan merupakan tanggung jawab yang harus ia terima.