Diperkirakan, sebanyak 50 ribu massa yang merupakan anggota PPPK dari berbagai wilayah di Indonesia akan berkumpul dan mengepung Gedung DPR RI.
Para PPPK tersebut bakal menyampaikan sejumlah tuntutan untuk meminta kejelasan dan komitmen pemerintah juga DPR mengenai status PPPK paruh waktu.
Salah satu poin yang menjadi tuntutan utama dalam aksi hari ini, yaitu mengenai peralihan status dari PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu untuk seluruh jabatan, bukan hanya posisi tertentu.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik di Tangerang, Dua Bangunan Terdampak
Rekayasa Lalu Lintas Demo Hari Ini
Pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan karena adanya aksi demo hari ini. Namun, rekayasa tersebut bersifat situasional, bukan tetap.
Artinya pelaksanaan dan skema yang diterapkan dapat berubah-ubah menyesuaikan kondisi dan situasi di lapangan. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk mengecek kondisi terkini sebelum melintas di kawasan lokasi aksi.
Jika jumlah massa bertambah dan mulai membuat kondisi lalu lintas tersendat, maka bukan tidak mungkin pihak kepolisian memberlakukan penutupan jalan dan mengarahkan masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif.
Polda Metro Jaya juga meminta masyarakat untuk selalu patuh mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan di jalan.
"Bagi masyarakat yang akan melintas diimbau untuk memanfaatkan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan," kata Ditlantas Polda Metro Jaya.
