Oleh : Joko Lestari
POSKOTA.CO.ID – Selain reshuffle kabinet , pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tak kalah menarik perhatian publik.
Tak hanya jumlahnya yang cukup besar mencapai 26 orang, tidak seperti sebelum – sebelumnya yang hanya diisi tim kecil beberapa orang, juga para tokoh yang duduk di dalamnya.
Anggota Wantimpres terdiri dari tokoh berbagai kalangan dan latar belakang. Tak hanya mantan petinggi negeri ini era pemerintahan terdahulu hingga yang baru, tokoh lintas agama, pengusaha, budayawan, praktisi, akademisi hingga aktivis.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Mencuat Usulan Tata Kelola Lapas Direformasi
Bahkan, terdapat tokoh kritis seperti Rocky Gerung, yang selama ini dinilai cukup keras dalam menyikapi kebijakan pemerintah.
Dinilai banyak pihak, Wantimpres yang dilantik 2 Oktober 2026 lalu, di Istana Negara, Jakarta, merupakan kombinasi lintas kubu, lintas agama, lintas profesi, lintas generasi dan aspirasi.
“Ini membuktikan Presiden Prabowo merangkul semua kalangan sebagaimana sering disampaikan dalam pidato politiknya tentang pentingnya kebersamaan, kerja sama dengan semua tokoh untuk membangun bangsa,” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.
“Ini namanya politik merangkul, bukan memukul,” tambah Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Asyik Kalau Serba Gratis
“Betul. Kita perlu saling merangkul untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Perlu guyub dan rukun menjaga stabilitas. Bukankah pepatah mengatakan: Rukun agawe santoso, crah agawe bubrah,” urai mas Bro.
“Membangun lingkungan kecil sekalipun, seperti RT- RW perlu adanya kerja sama, perlu juga masukan dari berbagai kalangan, terlebih membangun bangsa dan negara,” kata Heri.
“Sesuai tugas dan fungsinya, Wantimpres adalah memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan. Dengan banyaknya tokoh ahli, politisi senior dan teknokrat di dalamnya, maka Presiden akan mendapat masukan dari beragam sudut pandang, mulai dari sisi ekonomi, keamanan, politik, hukum hingga sosial keagamaan,” jelas mas Bro.
“Dengan begitu kebijakan yang digulirkan akan lebih matang dan tepat sasaran dalam upaya memajukan bangsa dan negara,” ujar Heri.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Wacana Baju Baru Presidential Threshold
“Rakyat berharap Wantimpres gerak cepat memberikan masukan kepada Presiden terkait kebijakan yang telah digulirkan dan hendak digulirkan. Termasuk memperbaiki tata kelola yang kurang tepat sasaran,” kata Yudi.
“Kita meyakini Wantimpres akan membuktikan kepada publik menjadi lembaga yang bergengsi dan penuh aksi senantiasa memberikan masukan agar kekuasaan negara dijalankan secara baik dan benar. Agar kebijakan pemerintah selalu on the track,” kata mas Bro.
‘Semoga dengan masukan yang sangat berharga kian mempercepat upaya menyejahterakan seluruh rakyat, mewujudkan keadilan dan kemakmuran,” kata Heri.
“Kita tunggu masukan Wantimpres,” kata Yudi.
