POSKOTA.CO.ID - Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Senin, 5 Oktober 2026.
Kenaikan tersebut membuat harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.580.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas Antam sendiri berada di angka Rp2.574.000 per gram.
Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan.
Pada Senin, 5 Oktober 2026, harga buyback tercatat naik Rp6.000 per gram menjadi Rp2.386.000 per gram.
Harga buyback tersebut sebelumnya berada di level Rp2.380.000 per gram.
Dengan kenaikan itu, pemilik emas yang ingin menjual kembali emas Antam memperoleh harga buyback yang lebih tinggi dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Leonardo DiCaprio Soroti Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra
Harga Emas Antam Hari Ini 5 Oktober 2026
Berikut adalah daftar harga emas Antam pada Senin, 5 Oktober 2026 berdasarkan ukuran:
- 0,5 gram: Rp1.340.000
- 1 gram: Rp2.580.000
- 2 gram: Rp5.110.000
- 3 gram: Rp7.647.000
- 5 gram: Rp12.715.000
- 10 gram: Rp25.350.000
- 25 gram: Rp63.210.000
- 50 gram: Rp126.255.000
- 100 gram: Rp252.360.000
- 250 gram: Rp630.590.000 (pre-order)
- 500 gram: Rp1.260.900.000 (pre-order)
- 1.000 gram: Rp2.520.600.000 (pre-order)
Baca Juga: Tuntutan Demo BEM SI di Jakarta Senin 5 Oktober 2026 Apa? Cek 4 Poin Utamanya
Apakah Kenaikan Harga Menjadi Momentum Jual?
Kenaikan harga emas Antam pada Senin, 5 Oktober 2026 dapat menjadi perhatian bagi pemilik emas yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan penjualan.
Namun, keputusan menjual emas tidak cukup hanya berdasarkan kenaikan harga dalam satu hari.
Pemilik emas perlu membandingkan harga beli ketika emas diperoleh dengan harga buyback yang berlaku saat ini.
Jika harga buyback sudah lebih tinggi dibandingkan harga pembelian setelah memperhitungkan biaya atau komponen transaksi lainnya, pemilik emas dapat mempertimbangkan realisasi keuntungan.
Sebaliknya, apabila emas baru dibeli dalam waktu dekat, selisih antara harga beli dan buyback perlu menjadi pertimbangan karena harga jual kembali masih berada di bawah harga jual emas kepada konsumen.
Selain itu, investor juga perlu melihat tujuan awal kepemilikan emas. Emas yang dibeli untuk investasi jangka panjang memiliki pertimbangan yang berbeda dengan emas yang dibeli untuk kebutuhan perdagangan jangka pendek.
