POSKOTA.CO.ID - Nama Akhrol Riskullaev ikut menjadi perhatian menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand.
Wasit asal Uzbekistan itu dipercaya memimpin pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Penunjukan tersebut membuat sosok Riskullaev mulai banyak dicari pendukung Garuda. Bukan hanya soal profil dan usianya, rekam jejak sang pengadil juga menarik perhatian karena ia pernah menangani sejumlah pertandingan penting di level Asia.
Baca Juga: Live Score Hasil Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, CEK DI SINI
Siapa Akhrol Riskullaev?
Akhrol Riskullaev lahir di Tashkent, Uzbekistan, pada 2 Mei 1985. Dengan demikian, ia berusia 41 tahun pada 2026. FIFA mencatat Riskullaev sebagai wasit internasional Uzbekistan sejak 2017 dan masih memasukkan namanya dalam daftar perangkat pertandingan internasional untuk 2026.
Pengalamannya cukup panjang. Ia pernah bertugas di berbagai kompetisi AFC, pertandingan internasional, kualifikasi Piala Dunia, hingga kompetisi domestik Uzbekistan.
Di final Indonesia vs Thailand, Riskullaev juga tidak bekerja sendirian. Seluruh perangkat utama berasal dari Uzbekistan, termasuk Sanjar Shayusupov dan Akmal Giyosov sebagai asisten wasit. Ibrokhim Ismailov ditugaskan sebagai ofisial keempat, sementara Islom Azimov menjadi ofisial kelima. Posisi VAR ditempati Akobir Shukurullaev dan Alisher Usmanov.
Rekam Jejak Riskullaev di Sepak Bola Asia
Riskullaev bukan wajah baru dalam pertandingan besar. Ia pernah memimpin final Intercontinental Cup 2019 antara Tajikistan dan Korea Utara serta final Piala Uzbekistan 2021 yang mempertemukan Pakhtakor dan Nasaf Qarshi.
Ia juga memiliki pengalaman di Indonesia. Pada AFC Cup 2022, Riskullaev memimpin Bali United melawan Kedah Darul Aman. Beberapa pekan kemudian, ia kembali bertugas dalam pertandingan PSM Makassar kontra Kedah. Laga PSM tersebut berjalan cukup keras dan menghasilkan enam kartu kuning serta dua kartu merah.
Catatan yang Pernah Menjadi Sorotan
Salah satu keputusan Riskullaev yang paling ramai dibicarakan terjadi dalam SAFF Championship 2021 ketika Bangladesh menghadapi Nepal. Ia memberikan kartu merah kepada kiper Bangladesh, Anisur Rahman Zico, sebelum menunjuk titik putih untuk Nepal pada penghujung laga. Penalti tersebut membuat Nepal menyamakan kedudukan 1-1 dan Bangladesh gagal mencapai final.
Zico bahkan mengkritik keputusan tersebut. “What the referee did yesterday was not fair for us,” ujarnya setelah pertandingan.
Selain itu, Riskullaev juga dilaporkan mendapat sanksi dari Komite Wasit Uzbekistan pada 2025 setelah keputusan penalti dalam laga Qizilqum vs Navbahor dinilai keliru. Namun, catatan tersebut merupakan persoalan di kompetisi domestik dan tidak berarti ia sedang mendapat hukuman FIFA.
Profil Singkat Akhrol Riskullaev
Nama: Akhrol Riskullaev
Tanggal lahir: 2 Mei 1985
Tempat lahir: Tashkent, Uzbekistan
Usia: 41 tahun
Kebangsaan: Uzbekistan
Profesi: Wasit sepak bola
Wasit internasional FIFA: Sejak 2017
Pengalaman: Kompetisi AFC, Piala Asia kelompok umur, kualifikasi Piala Dunia dan liga Uzbekistan
Final FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Thailand
Baca Juga: Akhrol Riskullaev Siapa? Ini Sosok Wasit Uzbekistan yang Pimpin Final Timnas Indonesia vs Thailand
Apakah Akhrol Riskullaev Punya Instagram?
Pertanyaan lain yang ikut muncul adalah akun Instagram Akhrol Riskullaev. Hingga Senin (5/10/2026), belum ditemukan akun Instagram pribadi yang dapat diverifikasi sebagai milik resmi sang wasit.
Pencarian dengan beberapa variasi nama, seperti Akhrol Riskullaev, Akhrol Riskulloev, dan Axrol Risqullayev, juga belum menemukan akun yang terhubung secara jelas dengan profil FIFA atau Federasi Sepak Bola Uzbekistan.
Karena itu, akun dengan nama serupa sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai akun pribadi Riskullaev. Untuk informasi resmi mengenai sepak bola Uzbekistan, publik dapat merujuk kanal federasi negaranya.
Pada akhirnya, perhatian terhadap Riskullaev memang wajar karena keputusan seorang wasit bisa menjadi bagian penting dalam pertandingan sebesar final. Namun, rekam jejaknya menunjukkan bahwa ia merupakan perangkat pertandingan berpengalaman yang telah lama berada di level internasional.
