Berikut riwayat pendidikan Arrmanatha Nasir:
- University of Buckingham, Inggris: Meraih gelar sarjana di bidang ekonomi.
- University of Leicester, Inggris: Menempuh pendidikan Master of Business Administration (MBA).
- Universitas Indonesia: Meraih gelar magister Hubungan Internasional.
Riwayat pendidikan tersebut juga tercantum dalam profil resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ketika Arrmanatha menyerahkan surat kepercayaan sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia pada 2022.
Perjalanan Karier Arrmanatha Nasir di Dunia Diplomasi
Sebelum dipercaya menjadi Menlu, Arrmanatha telah menjalani berbagai penugasan diplomatik selama hampir tiga dekade. Ia bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada 1997 dan banyak menangani hubungan multilateral, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi dan pembangunan.
Berdasarkan profil PBB, berikut sejumlah perjalanan karier Arrmanatha Nasir:
- 1997: Memulai karier sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri.
- 2005–2008: Menjabat Wakil Direktur Bidang Pertanian dan Komoditas.
- 2008–2012: Bertugas sebagai konselor pada Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York.
- 2014–2019: Menjadi Juru Bicara Kementerian Luar Negeri.
- 2019–2021: Menjabat Duta Besar RI untuk Prancis, Andorra, dan Monako sekaligus Delegasi Tetap Indonesia untuk UNESCO.
- 2022–2024: Menjadi Wakil Tetap RI untuk PBB dan organisasi internasional lainnya di New York.
- 2024–2026: Menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sebelum dilantik sebagai Menlu.
Selama bertugas di Prancis, Arrmanatha menerima penghargaan Commander of the Legion of Honour dari pemerintah Prancis pada 2021 atas kontribusinya dalam hubungan bilateral kedua negara.
Pengalamannya di PBB juga mencakup perundingan isu ekonomi dan pembangunan serta keterlibatan dalam berbagai forum internasional. Bekal tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya sebelum kembali bertugas di Jakarta.
Arrmanatha Nasir Anak Siapa, Apa Agamanya, dan Apakah Anggota Partai?
Informasi mengenai orang tua Arrmanatha Nasir belum dijelaskan secara terperinci dalam profil resmi PBB yang tersedia. Karena itu, identitas maupun profesi ayah dan ibunya tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan nama belakangnya.
Sementara itu, profil PBB mencatat bahwa Arrmanatha telah menikah dan memiliki tiga anak. Namun, informasi mengenai agama dan afiliasi partai politiknya tidak tercantum dalam profil tersebut. Ia dikenal melalui rekam jejaknya sebagai diplomat karier, sehingga latar belakang agama maupun keanggotaan partai politiknya tidak sepatutnya disimpulkan tanpa keterangan yang dapat diverifikasi.
Baca Juga: Profil Nuzran Joher, Ketua Ombudsman Baru yang Resmi Dilantik Prabowo
Fokus Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri
Kini, Arrmanatha mengemban tugas memimpin diplomasi Indonesia di tingkat global. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan melanjutkan kebijakan luar negeri yang telah berjalan, termasuk mendorong multilateralisme dan partisipasi Indonesia dalam berbagai forum internasional.
Salah satu agenda yang disampaikan Arrmanatha adalah pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 serta upaya mendorong reformasi sistem multilateral.
Dengan pengalaman di berbagai perwakilan diplomatik dan organisasi internasional, perjalanan Arrmanatha Nasir kini memasuki babak baru sebagai Menteri Luar Negeri RI untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
