85 Persen Calon Manajer Kopdes Merah Putih Setujui Lokasi Penempatan

Senin 28 Sep 2026, 20:33 WIB
Calon manajer Kopdes Merah Putih mulai menyetujui lokasi penempatan setelah Kemenkop mengirimkan offering letter. Penugasan ditargetkan dimulai awal Oktober 2026. (Sumber: Kopdes)
Calon manajer Kopdes Merah Putih mulai menyetujui lokasi penempatan setelah Kemenkop mengirimkan offering letter. Penugasan ditargetkan dimulai awal Oktober 2026. (Sumber: Kopdes)

POSKOTA.CO.ID - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkap perkembangan terbaru terkait penempatan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di berbagai daerah.

Dari sekitar 28.621 manajer yang dinyatakan lulus, lebih dari 85 persen telah menyatakan kesediaannya terhadap lokasi penempatan yang ditentukan.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 28 September 2026.

Menurut dia, proses penawaran penempatan saat ini sudah memasuki tahap akhir sebelum para manajer mulai bekerja di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Pengalihan Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Mulai 2027, Ini Skema dan Aturannya

Surat Penawaran Sudah Dikirim kepada Calon Manajer

Kemenkop sebelumnya mengirimkan surat penawaran kerja atau offering letter kepada calon manajer yang telah dinyatakan lulus. Surat tersebut mulai dikirim sejak Jumat, 25 September 2026.

Melalui surat itu, para calon manajer mendapatkan informasi mengenai lokasi titik penempatan Kopdes yang telah ditentukan. Mereka kemudian diminta memberikan konfirmasi terkait kesediaan untuk menjalankan penugasan tersebut.

Ahmad Zabadi menyebut sebagian besar calon manajer telah memberikan persetujuan.

"Alhamdulillah, sampai sejauh ini sudah lebih dari 85% dari seluruh talent manajer yang ditempatkan ini sudah mengisi kesediaannya pada penempatan yang sudah ditetapkan," ujar Ahmad.

Angka tersebut menunjukkan bahwa mayoritas calon manajer sudah menyelesaikan tahapan konfirmasi. Sementara itu, sebagian lainnya masih menjalani proses pengisian kesediaan penempatan.

Apa yang Perlu Diketahui soal Penempatan Manajer Kopdes?

Ada beberapa poin penting dari perkembangan penempatan calon manajer Kopdes Merah Putih saat ini:

Jumlah calon manajer mencapai sekitar 28.621 orang

Mereka merupakan calon manajer yang telah dinyatakan lulus dalam proses seleksi.

Offering letter sudah dikirimkan

Surat penawaran kerja mulai dikirim Kemenkop pada Jumat, 25 September 2026.

Lebih dari 85 persen telah menyatakan bersedia

Mayoritas calon manajer sudah mengisi konfirmasi kesediaan terhadap lokasi penempatan.

Sebagian calon masih dalam proses

Kemenkop masih menunggu penyelesaian konfirmasi dari calon manajer yang belum memberikan persetujuan.

Penempatan ditargetkan mulai awal Oktober

Setelah proses persetujuan selesai, calon manajer akan mulai ditugaskan ke titik lokasi Kopdes yang telah ditentukan.

Baca Juga: Jelang Penyelesaian Tol Serang-Panimbang, Retribusi Tenaga Kerja Asing di Pandeglang Berkurang

Manajer Kopdes Ditargetkan Aktif Awal Oktober

Tahap konfirmasi lokasi menjadi salah satu langkah sebelum calon manajer benar-benar menjalankan tugas di lapangan. Kemenkop menargetkan para manajer yang telah menyatakan kesediaan dapat mulai aktif di lokasi penempatan pada awal Oktober 2026.

Ahmad mengatakan proses tersebut diharapkan berjalan sesuai jadwal sehingga keberadaan manajer di masing-masing titik dapat segera mendukung operasional Kopdes Merah Putih.

"Sehingga diharapkan nanti di awal Oktober, kita berharap mereka sudah secara aktif ditempatkan pada titik-titik lokasi yang sudah mereka tentu sepakati bersama," tutur Ahmad.

Dengan demikian, perhatian berikutnya berada pada penyelesaian konfirmasi bagi calon manajer yang masih dalam proses. Setelah seluruh tahapan administratif rampung, para manajer akan mulai menjalankan penugasan sesuai lokasi yang telah disepakati.

Perkembangan ini menjadi bagian dari tahapan awal pengoperasian Kopdes Merah Putih di berbagai desa dan kelurahan. Bagi calon manajer, penetapan lokasi bukan hanya menjadi informasi administratif, tetapi juga menjadi penanda bahwa tahap menuju penugasan langsung di lapangan semakin dekat.


Berita Terkait


News Update