Gracia Caroline Kerja Apa? Ini Profesi, Pendidikan, dan Profil Kekasih Jerome Polin yang Baru Dilamar di Jepang

Minggu 27 Sep 2026, 14:29 WIB
Gracia Caroline resmi dilamar Jerome Polin di Jepang. (Sumber: Instagram/@jeromepolin)
Gracia Caroline resmi dilamar Jerome Polin di Jepang. (Sumber: Instagram/@jeromepolin)

POSKOTA.CO.ID - YouTuber Jerome Polin resmi melamar kekasihnya, Gracia Caroline Ignatius, dalam sebuah momen romantis yang berlangsung di Jepang.

Kabar tersebut dibagikan Jerome melalui unggahan Instagram pribadinya, pada Minggu, 27 September 2026.

Dalam unggahan itu, Jerome memperlihatkan sejumlah momen bersama Gracia dengan latar Gunung Fuji.

Gracia tampak mengenakan busana serba putih, sedangkan Jerome mengenakan setelan berwarna hitam.

Keduanya terlihat tersenyum ke arah kamera dalam momen yang menandai babak baru hubungan mereka. Gracia juga memperlihatkan cincin yang terpasang di jari manisnya.

Dalam keterangan unggahannya, Jerome mengungkapkan bahwa dirinya dan Gracia pertama kali bertemu sekitar sembilan tahun lalu ketika keduanya masih berstatus sebagai kakak dan adik kelas.

Pertemuan tersebut berlangsung ketika mereka berada di Jepang. Setelah perkenalan itu, hubungan keduanya kemudian berkembang hingga akhirnya sampai pada momen lamaran.

Jepang pun kembali menjadi tempat penting dalam perjalanan hubungan mereka.

Kali ini, Jerome memilih Gunung Fuji sebagai latar momen ketika dirinya melamar Gracia.

“Berawal dari pertemuan sebagai kakak-adik kelas di Jepang 9 tahun yang lalu, dan sekarang, di negara yang sama dan disaksikan oleh Gunung Fuji, awal mula dari selamanya. She said yes,” tulis Jerome.

Kini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada kisah lamaran Jerome dan Gracia, tetapi juga pada sosok Gracia Caroline.

Lantas, Gracia Caroline kerja apa? Apa saja profesi yang dijalaninya dan bagaimana perjalanan pendidikan kekasih Jerome Polin tersebut?

Berikut profil dan informasi selengkapnya mengenai Gracia Caroline, mulai dari profesi, pendidikan, bisnis kreatif, hingga perjalanan akademiknya.

Baca Juga: Alasan Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026 Apa? Ini Kronologi hingga Penjelasan Terbarunya

Gracia Caroline Kerja Apa?

Gracia Caroline yang lahir pada 23 Juli 1999 itu dikenal memiliki latar belakang di bidang arsitektur dan desain.

Dalam profil profesionalnya, ia memperkenalkan diri sebagai arsitek, graphic designer, dan creative director. Karier Gracia tidak hanya berfokus pada satu bidang.

Latar belakang pendidikan arsitektur yang ditempuhnya di Jepang kemudian dipadukan dengan ketertarikannya terhadap industri kreatif.

Gracia juga tercatat sebagai co-founder sekaligus creative director HenShu Studio, sebuah studio kreatif yang didirikannya bersama Carmelia Veanne pada 2019.

HenShu Studio pada awalnya bergerak di bidang photo editing. Seiring perkembangannya, studio tersebut mengerjakan berbagai kebutuhan kreatif, mulai dari branding, graphic design, packaging design, pengelolaan media sosial, motion graphic, hingga visual 3D.

Gracia Caroline sendirimemiliki perjalanan pendidikan yang cukup panjang di luar negeri.

Baca Juga: Guruh Sukarnoputra Wafat, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

Dia menempuh pendidikan sarjana arsitektur di Yokohama National University, Jepang, pada 2019 hingga 2023.

Pendidikan tersebut ditempuh melalui program Mitsui-Bussan Scholarship. Nama Gracia tercatat dalam laman resmi Mitsui & Co. sebagai salah satu penerima beasiswa tersebut.

Program Mitsui-Bussan Scholarship memberikan dukungan pendidikan kepada penerimanya untuk menjalani rangkaian pendidikan di Jepang.

Program tersebut berlangsung selama sekitar 5,5 tahun dan mencakup pendidikan bahasa Jepang serta pendidikan di perguruan tinggi.

Gracia juga tercatat sebagai salah satu dari dua penerima beasiswa yang merayakan kelulusan dalam acara 30 tahun Mitsui-Bussan Scholarship Program for Indonesia pada 2022.

Kemampuan Gracia dalam berbahasa Jepang juga menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya.

Dilihat dari profil profesionalnya, Gracia mencantumkan sertifikasi Japanese Language Proficiency Test (JLPT) N1.

Sertifikasi tersebut diterbitkan pada Desember 2018. JLPT merupakan ujian kemampuan bahasa Jepang yang digunakan untuk mengukur tingkat penguasaan bahasa Jepang bagi penutur non-native.

Kemampuan bahasa Jepang menjadi salah satu bekal penting bagi Gracia selama menjalani pendidikan di Jepang.

Ia kemudian melanjutkan perjalanan akademiknya hingga menyelesaikan studi arsitektur di Yokohama National University.

Setelah menyelesaikan pendidikan arsitektur di Jepang, perjalanan akademik Gracia belum berhenti.

Pada 2025, dirinya melanjutkan pendidikan ke Columbia University, Amerika Serikat.

Gracia mengambil program Master of Science in Architecture and Urban Design.

Selama menempuh pendidikan di Columbia University, Gracia tercatat terlibat dalam sejumlah proyek mahasiswa di Columbia University's Graduate School of Architecture, Planning and Preservation (GSAPP).

Gracia akhirnya menyelesaikan pendidikan S2 di Columbia University pada 2026.

Momen kelulusannya juga menjadi perhatian karena Jerome Polin hadir dalam acara wisudanya di New York.


Berita Terkait


News Update