Perkuat Rantai Pasok Global, Pameran Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Digelar

Kamis 24 Sep 2026, 18:22 WIB
Suasana pembukaan pameran Automechanicha Jakarta 2026 di NICE PIK 2, Kamis, 24 September 2026. (Sumber: Poskota/ Dimas)
Suasana pembukaan pameran Automechanicha Jakarta 2026 di NICE PIK 2, Kamis, 24 September 2026. (Sumber: Poskota/ Dimas)

POSKOTA.CO.ID - Pameran komponen dan aftermarket otomotif berskala internasional, Automechanika resmi dibuka di Jakarta dengan tajuk Automechanika Jakarta 2026. Pameran ini berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2 mulai 24 September - 27 September 2026.

Hadirnya gelaran ini dinilai menjadi babak baru sekaligus tonggak penting bagi penguatan ekosistem dan rantai pasok otomotif di tanah air.

Chairman Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Yusak Kristian, menyatakan bahwa pameran ini berperan strategis dalam menjembatani pelaku usaha dalam negeri dengan pemain global.

“Ini menjadi tonggak penting bagi industri komponen otomotif nasional dalam menghubungkan pelaku industri lokal dan internasional,” ujar Yusak saat pembukaan pameran di Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

Baca Juga: Pasar Otomotif Indonesia Dilirik Dunia, Automechanika Jakarta Siap Digelar September 2026

Senada dengan Yusak, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyambut positif gelaran pameran otomotif skala global tersebut. Menurutnya, ajang ini memberikan peluang besar bagi produk lokal untuk memperluas jangkauan ekspor.

“Kita patut bangga dengan adanya pameran ini. Saya melihat Automechanika memberikan kesempatan yang sangat baik untuk membuka akses pasar, khususnya bagi produk-produk spareparts dan komponen dalam negeri,” kata Fajarini.

Wadah Kemitraan dan Rantai Pasok Global

Automechanika Jakarta 2026 diikuti oleh 339 perusahaan yang berasal dari 15 negara. Kehadiran ratusan eksibitor ini diharapkan mampu membuka ruang pertukaran ide, eksplorasi teknologi terbaru, hingga pembentukan kemitraan bisnis baru.

Yusak menambahkan, ajang ini bukan sekadar pameran produk, melainkan juga wadah transfer pengetahuan untuk memperkuat posisi Indonesia di peta otomotif dunia.

Baca Juga: Dorong Investasi EV Rp15 Triliun, GIIAS Semarang 2026 Boyong 7 Merek Baru ke Jawa Tengah

“Kami berharap Automechanika Jakarta menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran, serta dapat membangun kemitraan baru,” tutur Yusak.

Sebagai informasi, Automechanika merupakan jaringan pameran otomotif global yang diselenggarakan di 16 negara, dan Indonesia menjadi negara ke-15 yang dipercaya menggelar ajang bergengsi ini.


Berita Terkait


News Update