Viral Dua HP Terbakar di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang, Perjalanan Terganggu 7 Menit

Kamis 17 Sep 2026, 18:49 WIB
Ilustrasi HP terbakar di dalam tas penumpang KRL. Insiden dua perangkat terbakar terjadi saat Commuter Line 1641 berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Kamis (17/9/2026). (Sumber: Instagram/@jabodetabek24)
Ilustrasi HP terbakar di dalam tas penumpang KRL. Insiden dua perangkat terbakar terjadi saat Commuter Line 1641 berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Kamis (17/9/2026). (Sumber: Instagram/@jabodetabek24)

POSKOTA.CO.ID - Perjalanan KRL relasi Rangkasbitung-Tanah Abang sempat terganggu setelah dua handphone (HP) milik penumpang terbakar di dalam sebuah tas. Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 17 September 2026, sekitar pukul 06.49 WIB, saat Commuter Line 1641 berhenti di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan.

Kepulan asap dari tas penumpang membuat situasi di Kereta Khusus Wanita (KKW) bagian depan rangkaian sempat panik. Petugas kemudian bergerak untuk mengamankan penumpang dan memeriksa perangkat yang terbakar.

Baca Juga: Respons Senayan City Soal Viral Pria Tendang Wanita di Food Court, Ini Pernyataan Manajemen

Kronologi Dua HP Terbakar di Dalam KRL

Melansir dari instagram @jabodetabek24, peristiwa bermula ketika penumpang melihat asap keluar dari sebuah tas yang berada di dalam gerbong. Kondisi tersebut langsung menarik perhatian orang-orang di sekitar lokasi.

Pemilik tas kemudian mengambil tindakan dengan mengeluarkan tas dari kereta dan meletakkannya di area peron. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko yang lebih besar, mengingat perangkat elektronik yang mengeluarkan asap dapat menimbulkan bahaya apabila tidak segera diamankan.

Petugas keamanan KAI Commuter turut membantu menangani situasi. Sejumlah penumpang kemudian keluar dari rangkaian untuk menghindari kepulan asap.

“Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap,” ujar Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menemukan dua unit HP dalam kondisi terbakar di dalam tas tersebut.

Pemilik Sebut Salah Satu HP Digunakan sebagai Hotspot

KAI Commuter melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi perangkat sebelum insiden terjadi. Berdasarkan keterangan pemilik tas, salah satu HP diketahui sedang digunakan sebagai hotspot untuk perangkat lainnya.

Kedua perangkat berada di dalam tas ketika kejadian berlangsung. Namun, penggunaan fitur hotspot belum dapat disebut sebagai penyebab pasti terbakarnya kedua HP.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui faktor teknis yang memicu insiden. Karena itu, penumpang sebaiknya tidak langsung menganggap penggunaan hotspot sebagai penyebab tunggal perangkat terbakar.

Dampak Insiden terhadap Perjalanan KRL

Insiden HP terbakar tersebut berdampak pada perjalanan Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang. Proses pengamanan tas dan pemeriksaan rangkaian membuat kereta mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit.

Petugas membantu mengatur penumpang sekaligus memastikan kondisi gerbong tetap aman. Setelah pemeriksaan selesai dan rangkaian dinyatakan aman, perjalanan KRL kembali dilanjutkan menuju stasiun berikutnya.

Baca Juga: 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan Akibat El Nino

Imbauan KAI Commuter untuk Penumpang

Dari kejadian ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan penumpang saat membawa perangkat elektronik di transportasi umum:

Perhatikan suhu HP. Perangkat yang terasa terlalu panas perlu segera diperiksa dan tidak digunakan secara berlebihan.

Jangan abaikan asap atau bau terbakar. Jika HP mengeluarkan asap atau menunjukkan kondisi tidak normal, segera laporkan kepada petugas.

Ikuti arahan petugas. Saat terjadi insiden di dalam kereta, penumpang perlu menjaga ketenangan dan mengikuti prosedur keselamatan.

Perhatikan kondisi perangkat dalam tas. HP yang mengalami panas berlebih sebaiknya tidak dibiarkan tertutup rapat tanpa pengawasan.

Perjalanan KRL Kembali Berjalan

KAI Commuter telah menangani insiden dua HP terbakar di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang tersebut. Perjalanan Commuter Line 1641 kembali dilanjutkan setelah kondisi rangkaian dipastikan aman.

KAI Commuter juga mengingatkan penumpang agar memperhatikan kondisi perangkat elektronik selama berada di dalam kereta. Apabila HP terasa terlalu panas, mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal, segera laporkan kepada petugas untuk mendapatkan penanganan sesuai prosedur keselamatan.


Berita Terkait


News Update