Serda Ahmad Muzammil Farisa Berdinas di Mana? Ini Sosok Prajurit TNI AU yang Tewas Diduga Dianiaya Senior

Senin 14 Sep 2026, 11:00 WIB
Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan oleh sejumlah senior. (Sumber: X/@kitabedah)
Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan oleh sejumlah senior. (Sumber: X/@kitabedah)

POSKOTA.CO.ID - Serda Ahmad Muzammil Farisa menjadi sorotan setelah prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) tersebut meninggal dunia dalam kasus yang diduga berkaitan dengan penganiayaan oleh senior.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di lingkungan tempat tinggal dinas korban.

Kasus tersebut mencuat setelah keluarga korban menerima informasi mengenai kematian Serda Ahmad Muzammil Farisa.

Keluarga Serda Ahmad Muzammil Farisa mengaku sempat menerima informasi yang berbeda mengenai penyebab kematian korban.

Ayah Serda Ahmad, Toni Eko Prasetyo, mengatakan dirinya pertama kali mendapat kabar bahwa putranya meninggal dunia akibat kecelakaan. Informasi tersebut diterima pada dini hari.

Namun, setelah itu Toni mendapat informasi lain dari rekan almarhum. Informasi tersebut menyebut, kematian Serda Ahmad bukan disebabkan kecelakaan, melainkan diduga akibat penganiayaan yang dilakukan oleh senior.

"Pukul 04.00 WIB saya dihubungi bahwa anak saya meninggal dunia karena kecelakaan. Tapi ada teman lainnya menginfokan jika tidak kecelakaan tapi dianiaya senior," jelas Toni.

Dugaan penganiayaan terhadap Serda Ahmad Muzammil Farisa disebut bermula dari persoalan pesanan makanan.

Korban diduga diminta memenuhi pesanan mi kuah. Namun, makanan yang dibuat justru berupa mi goreng.

Persoalan tersebut kemudian disebut menjadi awal terjadinya tindakan ‘pembinaan’ yang dilakukan oleh empat senior.

Dalam perkembangan penyelidikan, empat prajurit TNI AU yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap Serda Ahmad Muzammil Farisa telah ditahan oleh Puspom.

Keempatnya diduga terlibat dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu, 9 September 2026.

Penahanan dilakukan untuk mendukung proses pemeriksaan dan penyelidikan atas kasus tersebut.

Lantas, Serda Ahmad Muzammil Farisa berdinas di mana dan seperti apa sosok prajurit TNI AU tersebut?

Berikut informasi mengenai tempat tugas, jabatan, serta sosok Serda Ahmad Muzammil Farisa yang menjadi sorotan setelah meninggal dunia dalam kasus dugaan penganiayaan oleh senior.

Baca Juga: Mobil Elf Rombongan Besan Masuk Kali Cikumpa Depok, 13 Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Serda Ahmad Muzammil Farisa Berdinas di Mana?

Serda Ahmad Muzammil Farisa merupakan prajurit TNI AU yang disebut baru menjalani masa dinas sekitar satu tahun lebih.

Meski masa pengabdiannya masih relatif singkat, ia telah mendapatkan penugasan di lingkungan Mabes TNI AU.

Menurut keterangan ayahnya, Toni Eko Prasetyo, jabatan terakhir Serda Ahmad adalah Ba Adminu Urtu Subbagmin Bagum Setdis Dispeskau di Mabes TNI AU.

Sementara itu, alamat tugas almarhum tercatat berada di Mess Psikologi Galaxy, Jalan Kopatdara, Kompleks Skadron Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Serda Ahmad Muzammil Farisa sendiri disebut memiliki sisi lain yang dikenang oleh orang-orang di lingkungan tugasnya.

Baca Juga: Kapan Hujan di Jakarta? Simak Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini 14 September 2026

Serda Ahmad dikenal sebagai sosok yang religius dan memiliki jiwa sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Mabes TNI AU, Kasubdis Kol Ariyanto, ketika memberikan sambutan dalam pemberangkatan jenazah pada Jumat dini hari, 11 September 2026.

Dalam sambutannya, Ariyanto menggambarkan almarhum sebagai prajurit yang memiliki kebiasaan menjalankan ibadah selama berada di asrama.

"Kita semua tahu bahwa almarhum merupakan sosok yang selalu memulai salat subuh di asrama," ungkap Kasubdis Kol Ariyanto.


Berita Terkait


News Update