POSKOTA.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas jangkauan bantuan bagi warga terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tak hanya menyalurkan logistik fisik, BNI kini memfokuskan intervensi pada pemulihan kesehatan fisik dan kondisi emosional masyarakat melalui penyediaan fasilitas medis serta pendampingan trauma healing.
Langkah pemulihan terpadu ini dipusatkan salah satunya di Posko BNI Berbagi BUMN Peduli NTT yang berlokasi di Lapangan Berdikari, Danga, Mbay. Posko tersebut dirancang menjadi pusat layanan krisis yang menyediakan tenda pengungsian, pasokan air bersih, dukungan logistik, hingga ruang aman (safe space) bagi warga.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan memetakan kebutuhan riil pengungsi di lapangan, mulai dari fase tanggap darurat hingga pascabencana.
Baca Juga: BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
"Melalui layanan kesehatan, trauma healing, serta dukungan kebutuhan dasar lainnya, kami berharap masyarakat terdampak memperoleh pendampingan utuh. Bantuan ini disesuaikan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi di lokasi," ujar Okki dalam keterangan resminya.
Layanan trauma healing disiagakan khusus untuk memberikan pendampingan psikososial bagi kelompok rentan, terutama anak-anak.
Fasilitas ini bertujuan memulihkan dampak psikologis dan emosional pascatrauma akibat bencana. Parallel dengan itu, tim medis BNI juga rutin menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan mendistribusikan air bersih guna mencegah krisis sanitasi di tempat pengungsian.
Untuk memperluas cakupan penanganan, BNI membangun fasilitas tenda darurat yang tersebar di delapan titik strategis, meliputi Maumere, Kewapante, Ritapiret, Cibal, Ruteng, Borong, Labuan Bajo, dan Ende.
Baca Juga: BNI Hadirkan Ekosistem Keuangan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong
Tenda-tenda ini difungsikan secara fleksibel, mulai dari posko kesehatan, pusat pelayanan warga, hingga tempat berlindung sementara.
Okki menegaskan, BNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas BUMN untuk mengevaluasi distribusi bantuan secara berkala. Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, komitmen ini menjadi wujud nyata implementasi nilai Swadharma Bhakti Nagara dalam memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
