Penampilan mereka menarik perhatian Dave Powell dari Majorbox Music yang kemudian memutuskan untuk menjadi manajer grup tersebut.
Perjalanan JET semakin terbuka setelah grup ini mendapatkan kontrak dengan label Elektra.
Single perdana mereka, "Take It Or Leave It", disebut menjadi salah satu karya yang mengantarkan nama JET semakin dikenal.
Selain aktivitas bersama JET, Nic Cester juga terlibat dalam berbagai proyek musik lainnya. Ia menjadi salah satu pendiri supergrup The Wrights.
Cester juga pernah tampil dalam sejumlah proyek dan pertunjukan musik bersama musisi Australia lainnya.
Pada 31 Oktober 2007, misalnya, ia tampil bersama Powderfinger dan Missy Higgins dalam Concert for a Cure, sebuah acara yang berkaitan dengan penggalangan perhatian terhadap kanker payudara.
Pada Februari 2009, Cester turut tampil dalam perayaan 50 tahun berdirinya Melbourne's Myer Music Bowl dengan membawakan lagu Paul McCartney, "Maybe I'm Amazed".
Karier Nic Cester juga mempertemukannya dengan sejumlah nama besar dalam dunia musik internasional.
Pada 22 Januari 2010, Cester membawakan lagu AC/DC, "Back in Black", bersama grup rock Inggris Muse dalam gelaran Big Day Out.
Kemudian, dia kembali membawakan lagu tersebut bersama Muse dalam penampilan di San Siro, Milan.
Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai vokalis JET, Nic Cester juga mengembangkan kariernya sebagai solois.
Pada November 2017, ia merilis album solo pertamanya yang berjudul Sugar Rush.
