POSKOTA.CO.ID - Pendakwah KH Anwar Zahid mengalami kecelakaan di jalan raya Bojonegoro-Ngawi, tepatnya di wilayah Tinggang, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, pada Senin malam, 10 Agustus 2026.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @beritabojonegoro.tv, terlihat sebuah Toyota Alphard berwarna hitam mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.
Bagian belakang kendaraan juga tampak terdampak setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk.
Kecelakaan disebut terjadi ketika kendaraan yang ditumpangi KH Anwar Zahid sedang berhenti di area perbaikan jalan.
Saat itu, kendaraan tersebut tengah menunggu antrean dalam sistem buka tutup arus lalu lintas. Namun, secara tiba-tiba sebuah truk menabrak kendaraan dari arah belakang.
Pasca kejadian, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Sebelum kecelakaan terjadi, KH Anwar Zahid disebut sedang dalam perjalanan menuju Banjarnegara, Jawa Tengah. Ia dijadwalkan menghadiri undangan pengajian di wilayah tersebut.
Di tengah perhatian publik terhadap kecelakaan tersebut, profil kehidupan dan aktivitas KH Anwar Zahid turut menjadi sorotan.
Lantas, KH Anwar Zahid pemilik pesantren apa dan di mana lokasi pondok yang diasuhnya? Berikut informasi selengkapnya.
Baca Juga: Pramono Anung Targetkan Persija Juara Liga Bersama Shin Tae-yong, Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
KH Anwar Zahid Pemilik Pesantren Apa?
KH Anwar Zahid dikenal tidak hanya sebagai pendakwah, tetapi juga sebagai pengasuh lembaga pendidikan berbasis pesantren.
Ia diketahui mengasuh Yayasan Pondok Pesantren Sabilun Najah yang berada di sekitar kediamannya di Bojonegoro.
Pesantren tersebut menjadi salah satu bagian dari aktivitas KH Anwar Zahid dalam bidang pendidikan dan keagamaan.
Selain menjadi tempat para santri menimba ilmu agama, pondok tersebut juga memiliki jenjang pendidikan formal.
Berdasarkan informasi yang tersedia, Yayasan Pondok Pesantren Sabilun Najah memiliki jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Baca Juga: Penyelenggaraan Sebentar Lagi, Persiapan Porprov Jabar XV di Kota Bekasi Terus Digenjot
KH Anwar Zahid sendiri merupakan pendakwah yang berasal dari Kanor, Bojonegoro.
Dirinya juga dikenal dengan nama Abah Anza dan aktif dalam kegiatan dakwah di berbagai daerah.
K.H. Ahmad Anwar Zahid disebut lahir di Bojonegoro pada 11 Maret 1974. Perjalanan pendidikannya telah dimulai sejak berada di lingkungan pesantren.
Pada masa kecil, ia menempuh pendidikan di Komplek Pesantren At-Tanwir, Sumberejo, Bojonegoro.
Setelah itu, dia melanjutkan perjalanan pendidikan ke Pondok Pesantren Langitan, Tuban.
Tidak berhenti di sana, KH Anwar Zahid kemudian melanjutkan pendidikan ke Asrama Pesantren Ta'limul Quranil Adzim (APTQ) di Bungah, Gresik.
Lembaga tersebut dikenal memiliki fokus pada pembelajaran dan penghafalan Al-Qur'an.
Selain aktivitas dakwah dan pendidikan, kehidupan keluarga KH Anwar Zahid juga menjadi perhatian publik. Ia diketahui menikah dengan Hajjah Isrina.
Hajjah Isrina juga disebut memiliki peran dalam lingkungan pesantren yang diasuh KH Anwar Zahid.
Dari pernikahan tersebut, KH Anwar Zahid dan Hajjah Isrina dikaruniai seorang anak laki-laki.
Putra mereka bernama Abdillah Izzul Haq Bima Nawa atau lebih dikenal dengan sapaan Gus Bima.
