Kapal Grand Maloekoe Milik Siapa? Ini Fakta Yacht Mewah yang Bawa Rombongan Jessica Mila ke Pulau Padar Saat Ditutup

Selasa 11 Agu 2026, 13:05 WIB
Rombongan Jessica Mila dan keluarganya tengah disorot karena ke Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur saat ada pembatasan pelayaran akibat cuaca buruk. (Sumber: Instagram/@jscmila)
Rombongan Jessica Mila dan keluarganya tengah disorot karena ke Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur saat ada pembatasan pelayaran akibat cuaca buruk. (Sumber: Instagram/@jscmila)

Baca Juga: Makanan MBG Tak Boleh Dibawa Pulang, Sudaryono Sebut Potensi Alami Perubahan Kualitas

Klarifikasi Jessica Mila

Jessica Mila pun akhirnya memberikan penjelasan mengenai polemik perjalanan liburannya bersama keluarga di Labuan Bajo.

Melalui unggahan di Threads, wanita yang akrab disapa Mila itu mengatakan dirinya dan keluarga tidak mengetahui adanya larangan berlayar menuju Pulau Padar sebelum perjalanan dilakukan.

Ia juga menegaskan aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam perjalanan tersebut.

Dia menyebut dirinya membawa anaknya, Kyarra, serta anak-anak lain yang ikut dalam rombongan.

Karena itu, kata dia, keputusan mengenai rute perjalanan sepenuhnya diserahkan kepada kapten kapal.

“Untuk penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya ke Captain kapal karena seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan dan keselamatan kami adalah tanggung jawab Captain kapal,” tulis Mila seperti dikutip pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa sejak awal tidak ada informasi dari kapten kapal mengenai adanya larangan berlayar menuju kawasan tersebut.

“Perlu aku luruskan bahwa sejak awal TIDAK ada pemberitahuan dari Captain bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar,” kata dia.

Mila kemudian memastikan bahwa dirinya tidak akan mengambil risiko apabila mengetahui sejak awal adanya larangan pelayaran akibat kondisi cuaca buruk.

Ia juga membantah tudingan dirinya dan keluarga mengetahui adanya surat edaran mengenai larangan tersebut, tetapi tetap memaksakan perjalanan menuju Pulau Padar.

“Seandainya kami tau bahwa ada larangan berlayar karena cuaca buruk sebelumnya, tentu aku dan keluarga tidak akan mengambil risiko yang bisa membahayakan keamanan dan keselamatan keluarga kami dengan tetap berangkat,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update