Sutradara Dyan Sunu Prasetyo menilai Anak-Anak Bambu membawa misi yang lebih besar daripada sekadar hiburan. Film tersebut ingin menyampaikan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, kesempatan, dan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Filosofi bambu sangat dekat dengan karakter bangsa Indonesia. Lentur ketika diterpa badai, tetapi mampu kembali berdiri tegak," katanya.
Film ini dibintangi Ayushita, Irgi Fahrezi, Indra Birowo, Sonny Septian, Fairuz A. Rafiq, Muhammad Adhiyat, Nadhira, hingga King Faaz.
Ayushita yang memerankan Bunda Neta mengaku mendalami karakter dari sisi psikologis agar sosok yang dimainkan terasa lebih manusiawi.
Sementara Irgi Fahrezi menyebut kekuatan utama film ini terletak pada cerita dan pesan moral tentang keluarga, lingkungan, serta pentingnya sistem pendukung bagi tumbuh kembang anak.
Bagi aktor cilik Muhammad Adhiyat, film tersebut mengajarkan bahwa keluarga tidak selalu diikat hubungan darah, melainkan oleh rasa aman dan kasih sayang.
Dengan mengusung nilai kemanusiaan, pendidikan karakter, budaya Indonesia, dan kepedulian terhadap anak yatim, Anak-Anak Bambu diharapkan menjadi tontonan keluarga yang sarat inspirasi saat tayang serentak di bioskop pada 23 Juli 2026.
