POSKOTA.CO.ID - Kabar mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran yang dilakukan Tokopedia tengah menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, beredar kabar yang mengatakan bahwa PHK dilakukan terhadap 90 persen karyawan.
Sejumlah unggahan di media sosial menyebut TikTok, pemegang saham terbesar Tokopedia tengah mengurangi jumlah karyawan Tokopedia di Indonesia dalam angka yang cukup besar.
Diketahui, TikTok melakukan merger dengan Tokopedia pada 2023 lalu dan mengakuisisi saham perusahaan e-commerce itu sebesar 75 persen yang menjadikan TikTok kini sebagai pemilik Tokopedia.
Beberapa akun di media sosial bahkan berspekulasi bahwa TikTok sengaja melakukan pengurangan karyawan Tokopedia di Indonesia untuk menggantinya dengan pekerja TikTok asal China.
"Di pecat mau diganti orang China," kata salah atu pengguna di media sosial.
"Infonya, yang Indo di PHK yang dari China masuk," tulis warganet lainnya.
Hal ini pun menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat mengenai alasan sebenarnya TikTok melakukan lay off atau pemecatan karyawan Tokopedia.
Apa Alasan Tokopedia PHK Besar-besaran?
Menanggapi kabar yang beredar di masyarakat, juru bicara TikTok pun buka suara. TikTok membenarkan PHK yang dilakukan terhadap sejumlah karyawan Tokopedia.
Juru bicara TikTok menjelaskan bahwa saat ini perusahaan tengah melakukan penyesuaian organisasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Baca Juga: Pengumuman Hasil OSN SMA Kabupaten 2026: Link Resmi, Jadwal, dan Cara Cek Hasil Seleksi
Keputusan ini dibuat untuk mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan, kreator, dan penjual serta memberikan layanan yang lebih baik lagi bagi pengguna maupun mitra.
"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," ujar juru bicara TikTok dalam keterangannya.
Lebih lanjut, TikTok mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini berupaya untuk memberikan dukungan kepada para karyawan yang terdampak PHK.
"Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," jelasnya.
Baca Juga: Berapa Gaji Internship Pertamina Group 2026? Segini Nominal dan Benefit yang Didapat
Benarkah TikTok PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia?
Walaupun membenarkan perihal kabar PHK karyawan Tokopedia, namun TikTok tidak mengonfirmasi secara langsung berapa jumlah ataupun persentase karyawan yang terdampak.
Jadi, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari TikTok terkait PHK 90 persen karyawan Tokopedia. Selain itu, belum diketahui juga divisi mana saja yang terdampak pengurangan ini.
Mesjid demikian, TikTok menyatakan komitmennya untuk tetapi mengembangkan Tokopedia dan berinvestasi di Indonesia. Perusahaan bakal meningkatkan layanan, pengalaman pengguna, serta pemberdayaan mitra usaha lokal.
"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual kami, serta terus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan di Indonesia," katanya.