BNI didirikan kakek Presiden Prabowo Subianto, R.M. Margono Djojohadikusumo, tokoh ekonomi nasional yang turut meletakkan fondasi awal kelembagaan keuangan Republik Indonesia.
Sebagai pendiri BNI, Margono menanamkan semangat pengabdian kepada negara yang terus hidup dalam perjalanan perseroan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Swadharma Bhakti Nagara yang menjadi cerminan jati diri BNI sebagai bank yang lahir dari semangat perjuangan dan mengemban tanggung jawab untuk berbakti kepada negeri.
Sebagai bank pertama milik Indonesia, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa. Sejak saat itu, BNI terus tumbuh mengikuti perjalanan Indonesia dari masa awal kemerdekaan hingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.
Dalam perkembangannya, BNI hadir dalam berbagai kebutuhan masyarakat lintas generasi, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha, investasi, hingga masa pensiun. Perseroan juga memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan kantor cabang, layanan digital, serta Agen46 yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
BNI juga terus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat. Dari layanan perbankan konvensional berbasis tatap muka, BNI berkembang menjadi institusi keuangan modern yang mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek layanan. Transformasi tersebut tetap berakar pada semangat 'Melayani Sepenuh Hati' agar inovasi yang dihadirkan tetap berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan nasabah.
Baca Juga: BNI Hadirkan Pengalaman Belanja Praktis dan Hemat di Mommy n Me 2026
"Namun di balik berbagai perubahan tersebut, satu hal yang tetap sama adalah semangat pengabdian BNI kepada negeri. Strategi dan teknologi akan terus berkembang mengikuti zaman, tetapi nilai-nilai Swadharma Bhakti Nagara akan selalu menjadi kompas yang menuntun setiap langkah kami dalam melayani Indonesia," ujarnya.
Sejalan dengan semangat tersebut, program "Terus Ada, Ada Terus" dihadirkan untuk memberikan berbagai penawaran dan manfaat bagi nasabah melalui produk dan layanan BNI. Program ini menjadi bentuk apresiasi BNI kepada nasabah sekaligus penegasan bahwa perseroan terus hadir di berbagai tahap kehidupan masyarakat.
BNI menegaskan, pengalaman selama delapan dekade menjadi modal penting bagi perseroan untuk memperkuat peran sebagai mitra pembangunan nasional, penggerak ekonomi, dan sahabat finansial masyarakat. Dengan menghidupi nilai Seva, Karya, dan Raksa, BNI berkomitmen melanjutkan transformasi dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Memasuki usia ke-80, BNI menyatakan akan terus melangkah bersama masyarakat Indonesia dengan menghadirkan layanan yang relevan, membuka peluang, dan memberikan nilai tambah bagi generasi mendatang. Semangat Swadharma Bhakti Nagara menjadi landasan perseroan untuk terus tumbuh bersama Indonesia.
