Presiden Prabowo Subianto dalam upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Lapangan Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026. (Sumber: Dok. Sekretariat Presiden)

Nasional

HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Tidak jadi Alat Balas Dendam Politik

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Polri menjalankan tugas secara profesional, adil, dan tidak dipengaruhi kepentingan kelompok tertentu maupun kekuatan finansial.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Lapangan Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026. Ia menekankan, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap warga negara harus memperoleh perlakuan yang sama di hadapan hukum.

"Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik," kata Prabowo di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia juga meminta aparat penegak hukum menghindari penyalahgunaan wewenang maupun kriminalisasi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tidak boleh ada individu atau kelompok yang memperoleh perlakuan istimewa hingga kebal terhadap proses hukum.

Baca Juga: Driver Ojol Dukung Usulan Prabowo Subianto soal Potongan 8 Persen, Kritik Skema Aplikator

Selain menyoroti penegakan hukum yang berkeadilan, Prabowo mengingatkan Polri terus memperkuat upaya pemberantasan berbagai tindak kejahatan. Ia menegaskan peredaran narkotika, judi online, perdagangan orang, kejahatan siber, korupsi, hingga praktik ekonomi ilegal seperti pertambangan dan perkebunan ilegal sebagai persoalan yang harus ditangani secara konsisten.

"Berbagai kejahatan tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga menghambat pembangunan nasional dan menimbulkan kerugian besar bagi negara. Polri tidak boleh lengah dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum," ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Di samping itu, ia memberikan apresiasi atas kinerja Polri bersama sejumlah kementerian dan lembaga yang berhasil mengungkap ribuan kasus narkotika, menekan praktik judi online, serta menjaga Indonesia tetap tanpa insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, Prabowo mengingatkan keberhasilan itu tidak membuat aparat cepat berpuas diri. Menurutnya, tantangan penegakan hukum masih sangat besar karena berbagai tindak pidana yang disebutkan tadi berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Prabowo Subianto Siapkan Rp4 Triliun untuk Perlintasan

"(Tindak Kejahatan) Menjadi salah satu faktor yang memperparah kemiskinan," ucapnya.

Tags:
hut bhayangkarabogorpolriprabowo subianto

Ali Mansur

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor