POSKOTA.CO.ID - Nama Wani Sabu belakangan viral seiring mencuatnya kasus dugaan deposito fiktif yang dialami seorang nasabah Bank Central Asia (BCA) Cabang Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sosok yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang investigasi fraud perbankan tersebut ikut menjadi perhatian setelah diketahui turun langsung menemui nasabah dalam upaya penyelesaian kasus.
Kasus itu pertama kali mencuat setelah pemilik akun Threads @alfidakhlifa membagikan pengalamannya menjadi korban dugaan deposito fiktif di BCA Cabang Kepanjen.
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memicu perhatian publik terhadap dugaan praktik penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh mantan oknum Customer Service (CS) bernama Farida Eko Setyowati.
Dalam unggahannya, korban mengaku telah mengalami kerugian hingga Rp987 juta.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan, persoalan bermula pada akhir tahun 2022 ketika oknum tersebut menawarkan sebuah program yang disebut sebagai internal deposito.
Korban kemudian diminta membuka deposito atas nama anaknya yang saat itu masih berusia empat tahun.
Menurut penjelasan yang diterimanya, rekening anak di bawah umur tidak akan memperoleh buku tabungan maupun kartu ATM sehingga korban hanya menerima bilyet deposito, nomor rekening, serta bukti setoran.
Selama hampir tiga tahun, korban secara rutin menyetorkan dana melalui transfer maupun teller resmi di kantor cabang BCA pada jam operasional.
Lebih lanjut, kejanggalan baru terungkap ketika korban hendak mencairkan dana yang diyakini tersimpan dalam deposito.
Saat dilakukan pengecekan, dana tersebut ternyata tidak pernah tercatat sebagai deposito sebagaimana yang dipahami korban selama ini.
Korban mengungkapkan bahwa dana yang selama ini disetorkan diduga justru dialihkan ke rekening TabunganKu, bukan ke rekening deposito.
Tak hanya itu, korban juga menyebut oknum tersebut diduga membuat kartu ATM tanpa sepengetahuannya.
PIN rekening disebut ditentukan secara sepihak sebelum akhirnya seluruh dana dalam rekening tersebut diduga ditarik oleh pelaku.
Kehadiran Wani Sabu sendiri dinilai menjadi salah satu langkah BCA Pusat dalam merespons keluhan nasabah sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan untuk menangani persoalan tersebut secara serius.
Lantas, siapa sebenarnya Wani Sabu dan apa akun Instagramnya? Berikut profil dan fakta-faktanya.
Baca Juga: Siapa Siti Mawarni dalam Lagu yang Viral di Medsos? Ternyata Ini Sosoknya
Akun Instagram Wani Sabu Apa?
Wani Sabu memiliki nama lengkap Nathaliya Wani Sabu. Ia dikenal sebagai profesional di bidang keamanan siber, investigasi fraud perbankan, serta tata kelola risiko.
Saat ini, Nathaliya Wani Sabu menjabat sebagai Ketua Komite Cyber Security Perbanas.
Selain itu, ia juga mengemban sejumlah posisi penting di berbagai organisasi, antara lain yakni Sekretaris ICCA, Wakil Ketua Umum PSMTI, serta Sekretaris Dewan Penasehat Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar).
Di dunia perbankan, Wani Sabu juga dikenal sebagai Senior Advisor Fraud Banking Investigation.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Head of Halo BCA, layanan pelanggan milik BCA yang cukup dikenal oleh para nasabah.
Berdasarkan informasi yang beredar, akun Instagram milik Nathaliya Wani Sabu menggunakan nama pengguna @wanisabu. Hingga kini, akun tersebut telah memiliki sekitar 27,4 ribu pengikut.
Melalui akun tersebut, Wani Sabu kerap membagikan berbagai aktivitas profesional, hingga momen kesehariannya.