POSKOTA.CO.ID - Pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) 2026 kembali menjadi perhatian ribuan calon mahasiswa dari berbagai daerah. Jalur mandiri milik Universitas Indonesia ini dikenal sebagai salah satu jalur seleksi favorit karena membuka kesempatan masuk program Sarjana Reguler, Vokasi, hingga Kelas Khusus Internasional.
Menjelang penutupan pendaftaran, banyak peserta mulai mencari informasi lengkap mengenai jadwal seleksi, biaya pendaftaran, sistem ujian, hingga besaran biaya kuliah yang harus dipersiapkan jika dinyatakan lolos. Tidak sedikit pula yang masih mempertanyakan apakah proses pendaftaran SIMAK UI dapat dilakukan secara offline atau harus sepenuhnya daring.
Berdasarkan jadwal resmi penerimaan mahasiswa baru Universitas Indonesia, pendaftaran SIMAK UI 2026 akan ditutup pada 5 Juni 2026. Setelah batas waktu tersebut, peserta tidak lagi dapat membuat akun maupun menyelesaikan proses registrasi di portal penerimaan.
Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara online melalui laman resmi penerimaan UI. Mulai dari pembuatan akun, pengisian formulir, pemilihan program studi, unggah dokumen, hingga pembayaran biaya pendaftaran dilakukan melalui sistem digital kampus.
Dengan sistem ini, calon mahasiswa dari luar daerah tetap dapat mengikuti proses seleksi tanpa harus datang langsung ke kampus di Depok. Namun, peserta tetap diminta memastikan koneksi internet stabil dan data yang dimasukkan sudah benar sebelum formulir dikirim.
Baca Juga: Jemaah Sholat Iduladha di Pamulang Membludak, Akses Flyover Tol Sempat Ditutup
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026
Selain penutupan pendaftaran, terdapat beberapa tahapan penting yang wajib diperhatikan peserta agar tidak tertinggal proses seleksi.
Berikut jadwal lengkap SIMAK UI 2026:
Penutupan pendaftaran online: 5 Juni 2026
Pelaksanaan ujian: 14 Juni 2026
Pengumuman hasil seleksi: paling lambat 1 Juli 2026
Panitia penerimaan mahasiswa baru UI juga mengingatkan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan kampus. Karena itu, peserta disarankan rutin memantau informasi terbaru melalui portal resmi penerimaan Universitas Indonesia.
Biaya Pendaftaran SIMAK UI 2026
Biaya pendaftaran SIMAK UI berbeda tergantung jalur dan program pendidikan yang dipilih peserta.
Untuk program Sarjana Reguler dan Vokasi, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp650 ribu. Dengan biaya tersebut, peserta dapat memilih hingga enam program studi sekaligus.
Sementara itu, untuk Kelas Khusus Internasional atau Kelas Internasional, biaya pendaftaran gelombang kedua mencapai Rp1,5 juta.
Biaya tersebut hanya digunakan untuk proses seleksi dan belum termasuk biaya pendidikan apabila peserta diterima sebagai mahasiswa baru.
Cara Mengisi Formulir Pendaftaran
Proses pengisian formulir SIMAK UI dilakukan melalui portal resmi penerimaan UI. Peserta harus mengisi identitas diri, memilih program studi tujuan, serta mengunggah dokumen yang diminta panitia.
Setelah proses registrasi selesai, peserta diwajibkan menyimpan nomor pendaftaran karena akan digunakan untuk pembayaran dan pengecekan status seleksi.
Pembayaran biaya pendaftaran dapat dilakukan melalui sejumlah bank yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI.
Peserta juga perlu memastikan pembayaran berhasil terverifikasi agar data pendaftaran dinyatakan valid oleh sistem.
Persaingan Ketat di Jurusan Favorit
Meski kuota SIMAK UI tergolong besar untuk program Sarjana dan Vokasi, persaingan tetap berlangsung ketat setiap tahunnya.
Beberapa program studi favorit seperti Pendidikan Dokter, Ilmu Hukum, Ilmu Komputer, dan Manajemen masih menjadi jurusan dengan tingkat persaingan tertinggi.
Karena itu, hasil seleksi sangat bergantung pada skor ujian peserta. Persiapan belajar yang matang menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan peluang lolos.
Baca Juga: BNI Jaga Layanan Tetap Andal di Momen Libur Panjang
UKT dan IPI Jalur SIMAK UI
Mahasiswa yang diterima melalui jalur SIMAK UI akan dikenakan dua komponen biaya pendidikan, yakni Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
UKT dibayarkan setiap semester dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan kemampuan ekonomi keluarga. Besarannya berkisar mulai Rp0 hingga Rp20 juta per semester tergantung program studi dan hasil verifikasi data ekonomi.
Sementara itu, IPI atau uang pangkal dibayarkan satu kali saat awal masuk kuliah. Nominalnya dapat mencapai Rp120 juta tergantung program studi dan kondisi ekonomi mahasiswa.
Meski demikian, mahasiswa yang masuk kategori UKT golongan 1 dan 2 dibebaskan dari kewajiban membayar IPI.
Dengan penutupan pendaftaran yang tinggal menghitung hari, calon peserta SIMAK UI 2026 diimbau segera menyelesaikan proses registrasi dan mempersiapkan diri menghadapi ujian seleksi.