Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar dibantu panitia kurban menyembelih hewan kurban sapi limosin pemberian Presiden. (Sumber: Poskota/Angga)

JAKARTA RAYA

Sapi Limosin Bantuan Presiden Prabowo Disembelih Wali Kota Jaksel Pakai Golok Sorenan Betawi

Kamis 28 Mei 2026, 19:20 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sapi kurban jenis limosin seberat 1,1 ton bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disembelih langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar menggunakan golok khas Sorenan Betawi di halaman Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis, 28 Mei 2026.

Prosesi penyembelihan sapi kurban berlangsung khidmat dan menjadi perhatian masyarakat serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Sapi bantuan Presiden tersebut menjadi hewan kurban terakhir yang dipotong dalam rangkaian Idul Adha tahun ini.

Muhammad Anwar mengatakan proses penyembelihan berjalan lancar setelah sapi berhasil direbahkan menggunakan alat bantu panitia kurban.

“Alhamdulillah penyembelihan sapi pemberian Bapak Presiden Prabowo Subianto berhasil dipotong menggunakan golok Sorenan Betawi. Sapi berhasil dipotong setelah direbahkan menggunakan alat bantu oleh panitia,” ujar Anwar kepada wartawan.

Baca Juga: Pemkot Depok Perketat Pengawasan Hewan Kurban Iduladha 2026, Pastikan Daging Aman Dikonsumsi

Menurutnya, pelaksanaan kurban di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan tahun ini melibatkan total 31 ekor sapi serta 60 ekor kambing dan domba.

Anwar mengaku sengaja turun langsung menyembelih sapi bantuan Presiden karena hal tersebut dinilai lebih afdal dalam pelaksanaan ibadah kurban.

“Kebetulan sapi pemberian Presiden saya sendiri yang potong. Memang afdalnya apabila berkurban sebaiknya yang memotong adalah yang bersangkutan langsung. Semoga Bapak Presiden sehat, panjang umur, dan membawa berkah bagi kami yang melaksanakannya,” tuturnya.

Pengelolaan Daging Kurban Dilakukan secara Higienis

Pemerintah Kota Jakarta Selatan memastikan proses pemotongan hingga distribusi daging kurban dilakukan secara higienis dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Wapres Gibran Percayakan Penyaluran Hewan Kurban kepada Baznas

Daging kurban dikemas menggunakan bongsang, sementara limbah seperti darah dan jeroan langsung dikubur guna mencegah pencemaran lingkungan sekitar lokasi penyembelihan.

Muhammad Anwar menambahkan, pihaknya menyiapkan sekitar 2.500 paket daging kurban yang akan dibagikan kepada mustahik, PJLP, serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

“Terkait dagingnya, jika ada yang terindikasi negatif maka akan diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan daging sehat dan layak dibagikan. Jangan sampai niat baik berkurban justru memberikan daging yang tidak sehat dan berdampak pada penyakit,” katanya.

Ia berharap tata kelola pemotongan hewan kurban yang diterapkan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan dapat menjadi contoh bagi masyarakat, terutama dalam pengelolaan limbah kurban agar tidak mengganggu lingkungan.

Baca Juga: Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban

“Kalau kita larang total, ini kan tradisi yang sulit dihilangkan. Artinya kebiasaan baik ini harus dibungkus dengan hal yang lebih baik lagi, bagaimana meningkatkan kualitas pemotongan, baik daging maupun pengelolaan limbahnya,” jelas Anwar.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro mengatakan hasil pemeriksaan hewan kurban menemukan sebagian kecil hati sapi yang harus diafkir karena terindikasi cacing hati atau Fasciola hepatica.

Menurut Ridho, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari antemortem atau saat hewan masih hidup hingga postmortem setelah penyembelihan.

“Jadi kita periksa hewan kurban itu dari mereka masih hidup terkait fisik dan lainnya. Kemudian saat mati kita periksa organ-organ seperti hati, paru, dan lainnya. Intinya kita pastikan semuanya layak untuk dikonsumsi,” pungkasnya.

Tags:
Sapi kurban limosingolok Sorenan Betawisapi kurbanJakarta SelatanPrabowo Subianto

Angga Pahlevi

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor