Apple Watch menghadapi persaingan baru dari perangkat wearable tanpa layar seperti smart ring dan gelang kesehatan berbasis AI yang kini semakin diminati pengguna. (Sumber: Dok/Apple)

TEKNO

Apple Watch Dinilai Mulai Tertinggal, Tren Wearable Kini Beralih ke Perangkat Tanpa Layar

Kamis 28 Mei 2026, 06:48 WIB

POSKOTA.CO.ID - Saat pertama kali diperkenalkan pada 2015, jam tangan pintar tersebut sukses mengubah cara pengguna memantau aktivitas harian, kesehatan, hingga kebugaran tubuh. Namun memasuki pertengahan dekade 2020-an, dominasi itu mulai dipertanyakan.

Persaingan di pasar wearable kini tidak lagi hanya soal layar canggih atau notifikasi pintar. Konsumen mulai mencari perangkat yang lebih sederhana, nyaman dipakai, tetapi tetap mampu memberikan analisis kesehatan yang akurat dan relevan. Di titik inilah sejumlah startup seperti Whoop Inc. dan Oura Health Oy mulai mencuri perhatian.

Dalam buletin Power On terbarunya, jurnalis teknologi Mark Gurman menilai Apple berisiko tertinggal karena inovasi Apple Watch dinilai mulai melambat. Sementara itu, pasar bergerak cepat menuju perangkat wearable tanpa layar seperti gelang kesehatan dan cincin pintar.

Baca Juga: Rumah Warga di Tebing Kali Ciliwung Depok Longsor, Satu Keluarga Mengungsi

Perangkat seperti Oura Ring atau gelang kebugaran Whoop menawarkan pendekatan berbeda dibanding smartwatch konvensional. Fokus utamanya bukan lagi menghadirkan banyak aplikasi atau notifikasi, melainkan mengumpulkan data tubuh pengguna untuk diolah menjadi rekomendasi kesehatan berbasis AI. Mulai dari kualitas tidur, tingkat stres, hingga pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik.

Tren tersebut juga didukung daya tahan baterai yang lebih panjang. Berbeda dengan smartwatch yang rata-rata harus diisi ulang setiap hari, perangkat wearable sederhana justru mampu bertahan beberapa hari hingga satu minggu dalam sekali pengisian daya.

Perubahan preferensi pengguna ini membuat pasar wearable mengalami pergeseran besar. Bahkan Google LLC ikut menyesuaikan strategi melalui produk Fitbit yang lebih ringan dan terjangkau untuk konsumen umum.

Meski begitu, Apple tetap memiliki fondasi kuat di industri ini. Selama lebih dari satu dekade, Apple Watch berhasil membangun pasar smartwatch premium dengan nilai penjualan mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.779 triliun. Produk tersebut juga menjadi pionir dalam penggunaan layar OLED di perangkat wearable, fitur tahan air, hingga eksperimen teknologi kesehatan seperti pemantauan detak jantung dan kebugaran.

Apple Watch bahkan menjadi pijakan awal Apple dalam memperluas ekosistem wearable lain, mulai dari earbud berbasis AI hingga pengembangan kacamata pintar.

Baca Juga: Seberapa Mewah Samsung Galaxy Z Fold 8? Cek Bocoran Lengkap Fitur dan Spesifikasinya

Namun tantangan terbesar Apple saat ini bukan sekadar menciptakan perangkat baru, melainkan menghadirkan pengalaman kesehatan digital yang lebih bermakna. Menurut Gurman, fitur Health milik Apple belum mengalami perkembangan signifikan dan masih terasa “kaku” dibanding kompetitor yang mampu menerjemahkan data menjadi saran kesehatan yang lebih personal.

Whoop dan Oura misalnya, kini lebih dikenal karena kemampuan AI mereka dalam membaca pola tubuh pengguna dan memberikan rekomendasi langsung untuk memperbaiki kualitas hidup sehari-hari.

Di sisi lain, Apple sebenarnya disebut sudah mulai mengeksplorasi pengembangan perangkat wearable baru tanpa layar. Perusahaan asal Cupertino itu juga dikabarkan tengah menyiapkan inisiatif kesehatan berbasis AI yang lebih canggih, termasuk proyek internal bernama Mulberry.

Menariknya, VP Senior Services Apple, Eddy Cue, diketahui turut menggunakan perangkat dari Oura dan Whoop. Hal itu dianggap sebagai sinyal bahwa Apple memahami perubahan tren pasar wearable modern.

Dengan kekuatan di bidang silikon, sensor, desain industri, dan rekayasa material, Apple dinilai masih punya peluang besar untuk kembali memimpin pasar. Namun jika inovasi berjalan terlalu lambat, bukan tidak mungkin definisi perangkat wearable masa depan justru dibentuk oleh para pesaingnya.

Tags:
Oura Ringsmartwatchwearable AIApple Watch

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor