Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja melakukan monitoring langsung pelaksanaan pemilihan Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026. (Sumber: Refki Maulana/NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK.)

JAKARTA RAYA

Tinjau Pemilihan BPD, Plt Bupati Bekasi Minta Warga Jaga Silaturahmi dan Persaudaraan

Sabtu 23 Mei 2026, 14:43 WIB

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meninjau langsung pelaksanaan pemilihan Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga silaturahmi dan persaudaraan selama proses demokrasi desa berlangsung.

Monitoring pelaksanaan pemilihan BPD itu turut dihadiri Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Iman Santoso.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan proses pemilihan berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Selain memantau langsung di lokasi, Plt Bupati Bekasi juga mengikuti jalannya pemilihan di 23 kecamatan melalui sambungan Zoom Meeting.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Dukung Hunian Layak bagi ASN dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Dalam arahannya, Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa pemilihan BPD merupakan bagian dari perjalanan demokrasi desa yang harus dijalani dengan suasana damai dan penuh kebersamaan.

“Saya berpesan untuk semua warga, jaga silaturahmi. Ini bukan merupakan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi yang memang harus diikuti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, anggota BPD yang nantinya terpilih memiliki peran penting sebagai penyambung aspirasi masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, BPD memiliki fungsi strategis dalam pengawasan pemerintahan desa, penganggaran, hingga pembentukan peraturan desa yang selaras dengan kepala desa.

“Calon-calon ini nantinya bakal menjadi penyambung lidah rakyat. Fungsinya sebagai pengawas desa, bagian dari penganggaran, serta membuat peraturan desa yang harus sinkron dengan kepala desa,” katanya.

Baca Juga: Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Pemkab Bekasi Dorong Pembentukan Satgas Ketenagakerjaan

Asep juga mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan pemilihan BPD sebagai ajang perpecahan. Ia meminta seluruh pihak tetap menjaga kondusivitas dan menghormati hasil demokrasi yang berlangsung.

“Yang penting jaga silaturahmi. Karena ini bukan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi yang memang harus diikuti,” tambahnya.

Kepada calon BPD yang nantinya terpilih, ia berpesan agar tetap memegang komitmen dan menepati janji yang telah disampaikan kepada masyarakat selama masa pencalonan.

“Kalau yang terpilih, ini kan pilihan rakyat. Jadi yang punya janji ya harus menepati. Tidak boleh setelah dipilih, lupa dengan janji-janjinya,” tegasnya.

Menurut Asep, hubungan antara wakil rakyat desa dan masyarakat cenderung lebih dekat karena lingkup pemerintahan desa yang relatif kecil. Oleh sebab itu, aspirasi masyarakat harus benar-benar diperhatikan dan diakomodasi dengan baik.

“Apalagi lingkupnya kecil. Kalau desa itu masyarakatnya tidak terlalu banyak, jadi insyaallah harus bisa diakomodir,” pungkasnya.

Pelaksanaan pemilihan Calon BPD di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi berlangsung dengan pengawasan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi serta tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan transparan.

Tags:
Pemkab Bekasipemilihan BPDBekasi Cikarang TimurAsep Surya Atmaja

Heri Effendi

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor