POSKOTA.CO.ID - Kebakaran terjadi di Kampus Anggrek Bina Nusantara University (Binus) yang berada di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat pagi, 22 Mei 2026.
Insiden tersebut sempat membuat panik karena asap tebal terlihat memenuhi area gedung kampus, khususnya di lantai 5 tempat auditorium berada.
Peristiwa kebakaran ini sendiri pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran.
Api disebut muncul saat aktivitas kampus belum sepenuhnya berlangsung sehingga proses evakuasi dapat dilakukan lebih cepat.
Kebakaran dilaporkan warga melalui telepon pada pukul 05.30 WIB. Kebakaran itu terjadi di Jalan Raya Kebon Jeruk Nomor 27 RT 1 RW 9, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Operasi pemadaman dimulai pukul 05.41 WIB dengan mengerahkan sejumlah personel dan armada untuk mengantisipasi api membesar.
Petugas fokus melakukan penanganan di area auditorium lantai 5 yang menjadi titik utama kebakaran.
Upaya cepat dilakukan agar api tidak menjalar ke ruangan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.00 WIB. Proses pendinginan kemudian dilanjutkan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang tersisa di dalam gedung.
Kasi Ops Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan titik kebakaran berada di ruang auditorium lantai 5. Saat petugas tiba, kondisi ruangan sudah dipenuhi asap tebal sehingga menyulitkan proses pencarian sumber api.
“Situasinya saat ini sudah proses overhaul atau penyisiran. Yang terbakar di ruang auditorium. Pendinginan sudah lewat, tinggal memastikan sisa bara benar-benar padam,” jelas Syaiful, pada Jumat, 22 Mei 2026.
Menurut dia, asap tebal membuat jarak pandang di dalam ruangan sangat terbatas. Petugas harus menyisir ruangan sambil menyemprotkan air ke sejumlah titik yang diduga masih menyimpan bara api.
“Begitu kami sampai, kondisi lantai 5 sudah penuh asap tebal. Jadi petugas harus menggunakan alat penunjang pernapasan untuk melakukan pemadaman dan pencarian titik api,” kata dia.
Dalam proses penanganan, petugas juga melakukan pembongkaran pada bagian plafon auditorium.
Pembongkaran tersebut menjadi bagian penting dalam proses overhaul atau pendinginan lanjutan.
Sebab, bara api yang tersembunyi di sela-sela plafon maupun kabel listrik berpotensi kembali memicu kebakaran apabila tidak segera ditangani.
Lantas, apa penyebab sebenarnya kebakaran di Binus pada Jumat pagi ini? Berikut keterangannya.
Baca Juga: Anak Oknum Polisi Viral karena Konten Rasis di IG, Kini Masuk Pemeriksaan Siber
Penyebab Auditorium Binus Kebakaran Apa?
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan petugas terkait.
“Penyebabnya masih dalam proses penyidikan. Dari kepolisian juga sudah datang ke lokasi,” ungkapnya.
Belum ada informasi resmi terkait sumber awal api maupun dugaan kerugian akibat insiden tersebut.
Aparat juga masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran auditorium tersebut.
Akibat insiden tersebut, aktivitas perkuliahan sementara dialihkan secara daring hingga proses pemeriksaan dan sterilisasi gedung selesai dilakukan.