POSKOTA.CO.ID - Pada bulan Dzulhijjah, ada dua amalan puasa sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan menjelang Hari Raya Idul Adha, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah.
Kedua puasa ini diketahui memiliki keutamaan besar bagi orang yang mengerjakannya, bahkan diketahui mampu menghapus dosa selama dua tahun.
Mengutip dari laman resmi NU Online, puasa Tarwiyah dilakukan pada 8 Dzulhijjah. Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan sehari setelahnya atau pada 9 Dzulhijjah.
Baca Juga: Bolehkah Daging Kurban Idul Adha 2026 Diberikan kepada Non Muslim? Ini Hukumnya
Menurut Imam Nawawi, puasa Tarwiyah dan Arafah disunnahkan untuk dikerjakan umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji. Sementara, bagi yang sedang menunaikan haji, makruh hukumnya.
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Sama seperti ibadah puasa lainnya, sebelum mengerjakan puasa Tarwiyah maupun Arafah, umat muslim harus membaca niat terlebih dahulu.
Berikut ini bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah yang dikerjakan menjelang tanggal 10 Dzulhijjah atau Hari Raya Idul Adha.
Baca Juga: Mimpi Dapat Uang Banyak, Pertanda Rezeki atau Ujian? Cek Penjelasannya Menurut Islam
1. Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”
2. Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
