Perangkat ini juga disebut mendukung teknologi fast charging 45W yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat dibanding sebagian besar smartphone foldable generasi sebelumnya.
Kapasitas baterai tersebut dinilai cukup penting mengingat perangkat foldable umumnya digunakan untuk multitasking dan aktivitas berat yang membutuhkan konsumsi daya lebih besar.
Samsung kemungkinan juga akan menghadirkan optimalisasi software agar konsumsi baterai tetap efisien meski perangkat memiliki layar besar dan refresh rate tinggi.
Baca Juga: Daftar Hp Samsung Galaxy A Paling Laku 2026, Intip Spesifikasi dan Harganya
Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Berapa?
Meski belum ada informasi resmi mengenai harga, Galaxy Z Fold 8 diperkirakan tetap masuk kategori smartphone premium dengan banderol tinggi.
Berdasarkan tren pasar foldable flagship Samsung sebelumnya, perangkat ini diprediksi dijual mulai dari Rp24 juta hingga Rp30 juta, tergantung kapasitas penyimpanan internal yang dipilih pengguna.
Varian dengan kapasitas lebih besar kemungkinan akan dibanderol lebih mahal, terutama jika Samsung menghadirkan opsi penyimpanan hingga 1 TB.
Harga tersebut membuat Samsung Galaxy Z Fold 8 diproyeksikan bersaing langsung di segmen ultra premium.
